Bertemu Gondokusuman di Final, Kalasan Juara 1 Turnamen LDII

Sepak Bola Kalasan
Pemain PC LDII Kapanewon Kalasan bersama tim usai memenangkan pertandingan mengalahkan PC LDII Kapanewon Gondokusuman, Minggu (25/9/2022).

Sleman (25/9) – Generasi muda PC LDII Kalasan dan PC LDII Gondokusuman bertemu dalam laga final sepak bola di Stadion Pancasila Universitas Gadjah Mada. Turnamen sepak bola yang diselenggarakan LDII Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman tersebut telah dimulai sejak satu bulan yang lalu.

Babak pertama pertandingan didominasi oleh Gondokusuman dan Kalasan lebih memilih untuk bermain bertahan. Beberapa peluang Gondokusuman pada menit–menit awal, bola belum berhasil masuk melewati Yusuf, penjaga gawang Kalasan.

Sebaliknya, pada menit 20 pemain Kalasan nomor punggung 19 Hendi berhasil membobol gawang Gondokusuman lewat eksekusi tendangan bebas. Bola tersebut tidak dapat diterima dengan sempurna oleh penjaga gawang Gondokusuman sehingga membuahkan goal.

Sepak Bola Kalasan
Pemain PC LDII Kalasan bersorak usai menerima piala kemenangan.

Gondokusuman berusaha membalas ketertinggalannya dengan menciptakan peluang-peluang ke daerah pertahanan Kalasan, tetapi beberapa peluang tersebut berhasil dipatahkan oleh jajaran pemain bertahan Kalasan. Hingga peluit babak pertama dibunyikan skor sementara masih tetap 1-0.

Pada babak kedua, permainan lebih sengit antara kedua tim, kalasan yang pada babak pertama banyak bertahan, babak kedua kali ini bermain agresif. Kedua team saling serang dan pada tengah pertandingan Gondokusuman mendapatkan penalti akibat terjadi pelanggaran di dalam kotak penalti.

Sayang sekali kesempatan tersebut tidak membuahkan goal, kemudian selang 10 menit terjadi pelanggaran di area penalti Kalasan yang menyebabkan terjadinya penalti ke dua untuk Gondokusuman. Kali ini kesempatan tidak disia-siakan oleh pemain nomor 21, M Syaifudin yang ditunjuk sebagai algojo. M Syaifudin sukses memanfaatkan kesempatan penalti menjadi goal, skor pun menjadi imbang 1-1.

Permainan pun berlanjut, Kalasan mengganti beberapa pemain dan permainan menjadi kembali agresif. Pada sekitar menit ke-74, Hendi pemain Kalasan kembali mencetak goal. Kali ini dengan sundulan hasil operan dari rangkaian tendangan bebas yang disebabkan oleh pelanggaran. Kedudukan menjadi 2-1 untuk Kalasan.

Selanjutnya kedua team saling melancarkan serangan ke daerah pertahanan lawan, tetapi hingga menit terakhir tidak ada tambahan goal yang diciptakan oleh kedua team, dan Kalasan pun menyabet juara 1.

Irfan, pelatih Kalasan menyampaikan bahwa kemenangan ini tidak lepas dari hasil kerja keras para pemain dan dukungan para suporter, “Alhamdulillah tim Kalasan bisa menjuarai turnamen, itu berkat kerja keras para pemain yang ketika latihan bisa menerapkan strategi yang diberikan. para senior sehingga bisa kompak,” katanya.

Irfan menambahkan bahwa sebelumnya tidak terlalu memikirkan tentang juara, tetapi berkat mentalitas dan dukungan doalah yang membawa tim kalasan juara. “Dukungan dan doa para suporter yang memotivasi para pemain sehingga bisa mendapatkan hasil yang baik,“ ujarnya.

Check Also

LINES DIY

Terima Kunjungan KIM LDII Kutai Timur, LINES DIY Sharing dan Diskusi Jurnalistik

Yogyakarta (19/1) – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menerima kunjungan pengurus …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *