MUI DIY Siap Membantu dan Mendampingi Usaha Bersama Naungan LDII

Sleman (8/10) – Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) DIY menggelar Temu Usaha Bersama Forum Komunikasi Usaha Bersama (Forkom UB) LDII DIY. Untuk memperdalam materi terkait, Majelis Ulama Indonesia (MUI) DIY memberi pembekalan kepada seluruh peserta. Acara ini berlangsung di Aula Pondok Pesantren Mahasiswa Grha Cendekia, Maguwoharjo, Depok, Sleman.

Kegiatan yang diprakarsai oleh Biro Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat (EPM) DPW LDII DIY ini diikuti oleh 60 peserta yang terdiri dari Pengurus Harian DPW LDII DIY, Ketua UB seluruh DIY, dan tamu undangan.

Dalam pidato pembukaan, Ketua DPW LDII DIY, Atus Syahbudin, S.Hut., M.Agr., Ph.D., menyampaikan bahwa Forkom UB dibentuk tahun 2018 mengampu dan membina UB se-DIY di bawah Biro EPM. “Indikator sebuah usaha berhasil, apabila omzet usaha semakin meningkat. Untuk mencapai hal ini dibutuhkan semangat kerjasama para pengurus UB,” tegasnya.

Jumarodin, MM dari MUI DIY memberikan pembekalan pada Temu Forkom UB
Ust. Jumarodin, MM dari MUI DIY memberikan pembekalan pada Temu Forkom Usaha Bersama

Ketua MUI DIY yang diwakili Anggota Komisi Ekonomi dan Bina Kesejahteraan Umat, Ust. Jumarodin, MM, menjabarkan beberapa kunci sukses sebuah usaha. Salah satunya dengan jujur dan dermawan dalam menjalankan usaha, apapun bentuknya. “Abdurrahman Bin Auf, merupakan pengusaha kaya karena kedermawanan dan kecerdasannya dalam berbisnis,” ungkapnya.

Ditambahkan pula, pada dasarnya, semua umat ingin hidup sejahtera, aman, damai dan sejahtera. LDII sebagai majelis taklim yang membina UB seluruh DIY, dituntut bisa mewujudkan harapan di atas.

Ust. Jumarodin juga berharap, materi saat pengajian di seluruh masjid binaan LDII, selain pembekalan materi agama juga diberikan dakwah ekonomi. Seperti slogan hari Kemerdekaan RI tahun 2022 ini, agar bisa pulih lebih cepat bangkit lebih kuat. Agar usaha berhasil, bisa ditempuh lewat dakwah ekonomi dan kegiatan produksi.

Setidaknya ada 4 bidang usaha yang dapat dijalankan, yaitu perikanan, peternakan, pertanian dan perkebunan. “Kita jangan bergantung pada pabrik, tetapi harus bisa menggali potensi di daerah masing-masing,” imbuhnya.

Penyerahan Cinderamata Temu Forkom UB
Penyerahan cendera mata Temu Forkom Usaha Bersama

Mengakhiri pembekalannya, Ust. Jumarodin menegaskan bahwa MUI siap membantu dan mendampingi UB se-DIY. MUI juga berterima kasih bila LDII bisa ikut mengedukasi masyarakat terkait pelaksanaan ekonomi syariah. “Semoga kegiatan ini bisa menghasilkan keputusan-keputusan yang baik dalam pemberdayaan ekonomi umat,” pungkasnya.

Check Also

LINES DIY

Terima Kunjungan KIM LDII Kutai Timur, LINES DIY Sharing dan Diskusi Jurnalistik

Yogyakarta (19/1) – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menerima kunjungan pengurus …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *