Pengajian Putri LDII Banguntapan dan Kotagede, Dibekali Cara Mencapai Predikat Wanita Salihah

Bantul (3/11) – Menjadi pribadi yang salihah merupakan dambaan semua wanita. Untuk mewujudkannya, dibutuhkan niat dan pengetahuan yang memadai. Menyikapi hal ini, Pengurus Pimpinan Cabang (PC) LDII Kapanewon Banguntapan dan Kemantren Kotagede memberi pembekalan parenting pada Minggu (30/10/2022).

Acara yang berlangsung di Aula Masjid Sunten Permai Banguntapan Bantul Yogyakarta ini, diikuti 700 peserta yang terdiri dari ibu-ibu dan remaja putri se- Kapanewon Banguntapan dan Kemantren Kotagede. Seluruh pengurus dan anggota Seksi Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga (PPKK) Pimpinan Cabang (PC) LDII Kapanewon Banguntapan dan Kemantren Kotagede turut hadir.

Putri LDII
Peserta ibu-ibu pada pengajian putri di Aula Masjid Sunten Permai Banguntapan Bantul .

Dalam pembukaannya, perwakilan Seksi PPKK PC LDII Kotagede, Emi Rusdarsini menyampaikan bahwa tujuan acara ini untuk memberi bekal para ibu dan remaja putri agar bisa menjadi wanita salihah dalam menghadapi perkembangan zaman yang dinamis.

Ustadzah Tutik Ulfa Yanti, Perwakilan Departemen PPKK DPP LDII memberi pembekalan materi tentang cara mencapai predikat wanita salihah. Ustadzah Tutik menjelaskan bahwa untuk menjadi wanita salihah, ibu-ibu dan remaja putri yang nantinya juga akan menjadi istri harus bisa taat kepada suami, sanggup meramut anak sesuai dengan syariat Islam, dapat menjaga pergaulan, bisa berpakaian yang syari, dan tetap berbuat baik kepada kedua orangtua.

“Terhadap suami, kita perlu menjadi istri yang tunduk, bukan hanya taat,” ungkapnya.

Putri LDII
Peserta remaja putri pada pengajian putri di Aula Masjid Sunten Permai Banguntapan Bantul

Ditambahkan pula, “Taat itu mengerjakan sesuatu yang diperintahkan, tetapi kadang-kadang dalam mengerjakannya masih ada rasa tidak ikhlas. Tetapi apabila tunduk, bisa mengerjakan sesuatu dengan ikhlas, senang hati dan tanpa ada perasaan nggrundel,” imbuhnya.

Perwakilan lain dari Departemen PPKK DPP LDII, Hj. Imroatussholihah menegaskan agar ibu-ibu dan remaja putri selalu semangat dalam ibadah karena keimanan seseorang seringkali naik turun. “Agar bisa merasakan manisnya keimanan, ibu-ibu dan remaja putri perlu menjadikan diri untuk lebih mencintai Allah dan rasul daripada selain keduanya,” ungkapnya.

Menutup pembekalannya, Ustadzah Imroatussholihah menyampaikan sabda Nabi Muhammad SAW dalam HR Muslim : “Sesungguhnya dunia itu adalah perhiasan, dan sebaik-baiknya perhiasan dunia adalah wanita salihah”.

Check Also

stunting

LDII Sambut Baik Rencana Kerja Sama Cegah Stunting Bersama Dislautkan DIY

Sleman (27/11) – DPW LDII DIY melalui Biro Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga (PPKK) mengikuti …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *