LDII Ikuti Diklat Jurnalis Preneur Yang Digelar PINBAS MUI DIY

Foto Bersama, Pengurus PINBAS MUI DIY dan Peserta Diklat

Dalam rangka pengembangan ekosistem desa, Pusat Inkubasi Bisnis Syariah (PINBAS) MUI DIY melalui divisi media menggelar diklat jurnalis preuneur. Acara ini diikuti sebanyak 30 peserta dari berbagai kalangan di wilayah DIY.  Mulai dari pengelola desa wisata, remaja masjid, karang taruna sampai masyarakat umum. Ada 5 peserta dari LINES yang merupakan Kelompok Kerja (Pokja) Biro Komunikasi, Informasi dan Media (KIM) LDII DIY ikut pelatihan ini.

Atus Syahbudin, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII DIY mendorong para anggota LINES untuk mengikuti pelatihan ini. “Acara seperti ini bisa menambah kemampuan dan kapasitas jurnalistik. Gunakan kesempatan baik ini”, ungkap Atus dari kantornya.

Acara yang berlangsung di Pendopo Desa Wisata Kreatif dan Unggul (DEWIKU) Desa Caturharjo Pandak Bantul  pada Sabtu (28/12/24) ini, merupakan pelatihan angkatan pertama. Hal ini disampaikan H. Jumarodin, Ketua Pinbas MUI DIY dalam pidato pembukaannya. “Kegiatan ini merupakan langkah awal yang strategis dalam mempersiapkan 30 peserta calon kader media umat jurnalispreneur angkatan pertama,” ungkapnya.

Ditambahkan Jumarodin, acara ini memiliki misi yang mulia, yaitu melahirkan generasi jurnalispreneur yang tidak hanya kompeten dalam dunia jurnalistik tetapi juga mampu menjadi wirausahawan media yang berkontribusi positif bagi masyarakat, khususnya dalam pengembangan DEWIKU di Desa Caturharjo, Pandak, Bantul, Yogyakarta dan desa lainnya se-DIY.

Ia juga berharap, program ini menjadi bekal yang kuat untuk menciptakan media-media kreatif, islami, dan inspiratif, yang sejalan dengan nilai-nilai luhur masyarakat Indonesia.

Lurah Desa Caturharjo, H. Wasdiyanto, S.Si., melalui sambutannya yang dibacakan Carik Caturharjo, Alfiati, merasa bangga dan terhormat karena desanya terpilih sebagai tuan rumah acara ini. “Kami merasa sangat bangga bahwa Desa kami menjadi tuan rumah bagi acara yang bertujuan untuk terus mengembangkan desa kami sebagai desa wisata kreatif”, tuturnya.

H. Wasdiyanto juga berkomitmen untuk tidak hanya memajukan potensi wisata, tetapi juga memberdayakan masyarakat melalui berbagai pelatihan yang relevan dan bermanfaat,” tegasnya.

Ditambahkan pula, pelatihan ini sangat penting untuk menggerakkan masyarakat secara mandiri dan produktif, serta saling berkolaborasi. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu mempromosikan potensi Desa Caturharjo dan desa-desa lainnya di Daerah Istimewa Yogyakarta melalui media digital dan online, dengan cara yang positif dan efektif.

Agus Susanto, Pimpinan Redaksi jurnalispreneur.id memberikan bekal dasar-dasar jurnalistik kepada peserta yang hadir. Pada prinsipnya, apapun yang ada di sekitar kita, bisa menjadi bahan berita. “Kita omong apapun, bisa menjadi berita”, ucapnya

Acara ini memberikan kesempatan kepada para peserta untuk menggali ilmu jurnalisme, yang diharapkan dapat membekali mereka menjadi agen perubahan yang mampu mempromosikan kreativitas serta keunggulan desa dan bangsa Indonesia ke khalayak yang lebih luas. Para peserta diajak untuk mengembangkan kemampuan menulis dan melaporkan berbagai kegiatan yang dapat menarik perhatian publik, baik secara lokal maupun global.

 

Check Also

SMA IMBS

Kemendikdasmen RI Tinjau SMA IMBS, Cek Kesiapan Program Sekolah Aman-Nyaman

Sleman (2/4). Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI) melaksanakan Monitoring dan Evaluasi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *