
Sleman (23/5). Sebanyak 120 warga PAC LDII Tegaltirto menghadiri kegiatan konsolidasi yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Daerah Istimewa Yogyakarta pada Kamis malam (22/5/2025). Bertempat di Masjid Baitul Izza, acara berlangsung dengan suasana yang penuh semangat, kekompakan, dan antusias dari para peserta.
Kegiatan konsolidasi ini menjadi bagian penting dari upaya DPW LDII DIY untuk memperkuat silaturahim, menyampaikan informasi strategis organisasi, serta menghimpun semangat kebersamaan antarwarga dan pengurus di tingkat bawah.
Acara dibuka oleh Dewan Penasehat DPW LDII DIY, Dr. H. Ardito Binadi, SE., M.Si., yang mengingatkan pentingnya sinergi, komunikasi, dan kontribusi aktif seluruh warga dalam mendukung tujuan organisasi.
“Kegiatan ini bukan hanya sekadar pertemuan formal, tetapi ajang untuk menyegarkan semangat kebersamaan dan memperkuat ikatan keorganisasian LDII di DIY,” ujar Ardito.
Acara berlanjut dengan pemaparan utama dari Ketua DPW LDII DIY, Ir. Atus Syahbudin, S.Hut., Ph.D. Dalam paparannya, ia menyampaikan progres pembangunan Gedung Serbaguna Mantrijeron (GSM) yang hampir rampung. Ia menjelaskan bahwa gedung tersebut nantinya akan menjadi pusat kegiatan organisasi dan pembinaan masyarakat.
“Gedung ini dibangun dengan semangat gotong-royong dan rasa memiliki dari seluruh warga LDII. Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua yang telah ikut bershodaqoh dan mendukung pembangunan yang luar biasa ini,” kata Atus.

Suasana selama acara sangat hidup dan penuh kekeluargaan. Para peserta tampak antusias menyimak materi yang disampaikan dan aktif berdiskusi. Tak sedikit warga yang merasa bangga bisa turut ambil bagian dalam proses pembangunan yang monumental tersebut.
“Saya merasa bangga bisa hadir malam ini. Penjelasan tentang pembangunan GSM benar-benar memotivasi kami untuk terus berkontribusi. Ini bukti bahwa semangat gotong-royong di LDII masih sangat kuat,” ujar Abdul Rochim, salah satu warga PAC LDII Tegaltirto yang hadir dalam acara.
Senada dengan itu, Siti Fatimah, peserta lainnya mengungkapkan, “Acara seperti ini membuat kami merasa lebih dekat dengan pengurus organisasi dan lebih memahami peran kami sebagai warga LDII. Semoga ke depan kegiatan seperti ini rutin diadakan,” harapnya.
Acara ditutup dengan doa bersama, disertai harapan agar pembangunan GSM dapat segera selesai dan memberi manfaat yang besar, tidak hanya untuk warga LDII tetapi juga masyarakat luas.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kekuatan organisasi tidak hanya terletak pada struktur, tapi juga pada keterlibatan aktif para anggotanya dalam membangun masa depan bersama. (muis/*)
DPW LDII DIY Lembaga Dakwah Islam Yogyakarta
Wau banyak juga ya
Juga semangat ,konsentrasi ,mendengarkan para pembicara
Semoga pembangunan bisa segera selesai dan bisa bermanfaat untuk kita semua… Jadi tidak sabar menunggu peresmian gedung DPW LDII DIY
Mantap
Lancar Barokah