Kolaborasi dengan Pemuda LDII, PC LDII Tarakan Timur Gelar Bazar Pakaian Barokah

PC LDII Tarakan Timur
PC LDII Tarakan Timur menggelar Thrifting Barokah atau Bazar Pakaian Barokah di halaman Masjid Al-Mukminun Kampung Empat, Tarakan Timur, Kota Tarakan, Minggu (8/3).

Tarakan (13/3). PC LDII Tarakan Timur bersama pemuda LDII menggelar kegiatan Thrifting Barokah atau Bazar Pakaian Barokah dengan membagikan sekitar 1.000 potong pakaian secara gratis kepada masyarakat. Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu (8/3/2026) ini berlangsung di halaman Masjid Al-Mukminun Kampung Empat, Tarakan Timur, Kota Tarakan.

Kegiatan tersebut mengusung konsep yang mirip dengan thrifting yang belakangan populer di kalangan generasi muda, yakni memilih pakaian layak pakai yang masih bagus. Namun, pada Thrifting Barokah ini masyarakat dapat mengambil pakaian secara gratis. Selain pakaian secondhand, panitia juga menyediakan sejumlah pakaian baru.

Ketua PC LDII Kota Tarakan, M. Syahban mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif generus LDII Tarakan Timur untuk menumbuhkan rasa peduli dan empati terhadap sesama.

“Kegiatan bazar pakaian barokah ini merupakan implementasi dari penerapan 29 Karakter Luhur warga LDII dalam kehidupan sehari-hari. Harapannya ke depan kegiatan ini tidak hanya untuk warga LDII saja, tetapi juga dapat menjangkau masyarakat luas di Tarakan Timur,” ujarnya.

Sebanyak kurang lebih 1.000 potong pakaian yang terkumpul dipajang rapi oleh panitia agar memudahkan masyarakat memilih pakaian yang diinginkan, baik untuk diri sendiri maupun keluarga. Kegiatan ini menjadi sarana berbagi antara masyarakat yang memiliki kelebihan pakaian dengan mereka yang membutuhkan.

Ketua Panitia, Syahruri mengatakan bahwa kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

“Momentum pembagian baju gratis ini bukan sekadar aktivitas seremonial, tetapi juga sarana untuk mempererat tali persaudaraan yang dilandasi nilai rukun, kompak, dan kerja sama yang baik,” katanya.

Ia menambahkan, proses pengumpulan, penyortiran, hingga pendistribusian pakaian dilakukan dengan penuh adab agar para penerima merasa terbantu tanpa merasa rendah diri, sementara para pemberi dapat merasakan kebahagiaan dalam berbagi.

Salah satu panitia Thrifting Barokah, Linta Annisa mengatakan kegiatan perdana ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

“Melihat masyarakat datang dan memilih sendiri pakaian yang mereka butuhkan tanpa memikirkan harga menjadi pemandangan yang sangat berkesan. Acara ini bukan sekadar berbagi pakaian, tetapi juga berbagi kebahagiaan,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan dan menjadi awal dari gerakan berbagi yang lebih luas di tengah masyarakat. (*/Alfan)

Check Also

Wali Kota Yogyakarta Kunjungi Ponpes Naungan LDII dalam Safari Subuh

Yogyakarta (15/3) – Masjid Baitul Hamdi yang berada di bawah naungan LDII Kota Yogyakarta menjadi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *