
Sleman (25/5). Siswi SMA Insan Mulia Boarding School mengikuti kegiatan minum Tablet Tambah Darah (TTD) bersama yang digelar bekerja sama dengan Puskesmas Ngaglik. Program tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesehatan remaja sekaligus mencegah anemia di lingkungan sekolah, Selasa (12/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah itu mendapat sambutan positif dari siswa maupun guru. Program tersebut dinilai penting untuk menjaga kesehatan, daya tahan tubuh, serta meningkatkan konsentrasi belajar, khususnya bagi remaja putri yang rentan mengalami kekurangan zat besi.
Pelaksanaan kegiatan dipandu anggota ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR). Mereka mendatangi setiap kelas untuk memberikan sosialisasi, mendampingi siswi saat mengonsumsi TTD, hingga memastikan kondisi peserta tetap aman setelah meminumnya.
Salah satu siswi kelas XA, Asmarani Lulu Jannah, mengaku baru pertama kali mengonsumsi tablet tambah darah. Meski sempat kesulitan menelan pil hingga harus mengganti tablet baru, ia akhirnya berhasil meminum TTD dengan pendampingan anggota PMR.
“Awalnya agak susah karena saya memang tidak terbiasa minum pil. Tapi akhirnya bisa setelah dibimbing dan diberi semangat,” ujarnya.
Di sisi lain, terdapat siswi yang memilih tidak mengonsumsi tablet dari puskesmas karena telah rutin memakai merek lain saat menstruasi. Pihak puskesmas maupun sekolah tetap menghormati pilihan tersebut.
Pembina PMR IMBS Yogyakarta, Emilia Fatwarestu, menjelaskan anemia pada remaja dapat berdampak pada menurunnya stamina hingga konsentrasi belajar.
“Anemia bisa menyebabkan tubuh mudah lelah, pucat, sulit berkonsentrasi, bahkan menurunkan produktivitas belajar. Karena itu, konsumsi tablet tambah darah sangat penting bagi remaja putri,” jelasnya.
Menurut Emilia, konsumsi TTD secara rutin dapat membantu mencegah anemia, menjaga energi tubuh, meningkatkan fokus belajar, mendukung pertumbuhan remaja, serta menjaga kesehatan reproduksi sejak dini.
Pihak sekolah menilai program tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan peserta didik agar mampu belajar optimal dan membangun pola hidup sehat sejak usia muda.
Selain minum tablet tambah darah bersama, siswa juga diedukasi mengenai pentingnya mengonsumsi makanan bergizi seperti sayuran hijau dan protein, serta menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kolaborasi sekolah dan puskesmas itu, diharapkan para siswa semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan tubuh sebagai investasi untuk masa depan yang sehat, aktif, dan produktif.
DPW LDII DIY Lembaga Dakwah Islam Yogyakarta