
Bantul (6/7). Pengurus Cabang (PC) LDII Kapanewon Banguntapan menggelar Bazar Rakyat dan Bakti Sosial untuk masyarakat umum sebagai wujud implementasi delapan program pengabdian LDII untuk bangsa. Kegiatan berlangsung di halaman Mushola Nur Khasanah, Jambidan Lor, Banguntapan, Bantul, pada Minggu (5/7/2026).
Acara diawali dengan pembukaan yang dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Panewu Banguntapan, Lurah Jambidan, jajaran Forkompinkap, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta pengurus DPD LDII Kabupaten Bantul dan PC LDII Banguntapan.
Panewu Banguntapan, I Nyoman Gunarsa, mengapresiasi terselenggaranya bazar rakyat yang dinilai mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat dari berbagai sektor. Menurutnya, kegiatan Bazar Rakyat dan Bakti Sosial yang dikemas dalam satu kegiatan kolaborasi ini menjadi sesuatu yang berkesan.
“Masyarakat tidak hanya jajan, tetapi juga bisa cek kesehatan gratis dan bersilaturahim dengan masyarakat yang lain. Sehingga ini menjadi sesuatu yang menguatkan dari sektor ekonomi, sektor pendidikan, dan silaturahim masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah siap memberikan dukungan dan penguatan, khususnya terhadap pengembangan UMKM agar dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam mewujudkan masyarakat Bantul yang sejahtera.
Ketua DPD LDII Kabupaten Bantul, Nanang Dwi Antoro, menyampaikan kegiatan tersebut merupakan manifestasi nyata dari Program Pengabdian LDII yang bertujuan menghadirkan manfaat bagi masyarakat luas.
“Ini merupakan bukti nyata bahwa LDII memiliki peran di masyarakat, bagaimana menjaga kohesi sosial dan mempererat silaturahim tidak hanya bagi warga LDII saja, tetapi juga masyarakat sekitar. Keberadaan LDII harus memberikan manfaat yang barokah kepada masyarakat,” ungkapnya.
Implementasi program pengabdian tersebut tampak dalam berbagai kegiatan yang digelar. Pada bidang dakwah, panitia menyelenggarakan Festival Anak Sholeh sebagai sarana pembinaan karakter dan penanaman nilai-nilai keagamaan bagi anak-anak dan generasi muda.

Di bidang pendidikan, LDII menghadirkan seminar kerja bagi muda-mudi dengan narasumber dari Balai Latihan Kerja (BLK) DIY. Seminar tersebut memberikan wawasan mengenai dunia kerja dan peningkatan kompetensi generasi muda dalam menghadapi tantangan dunia kerja.
Narasumber seminar, Joko Sihono dari BLK DIY Bidang Boga, mengapresiasi rangkaian kegiatan yang diselenggarakan PC LDII Kapanewon Banguntapan. Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan kepedulian organisasi terhadap perkembangan masyarakat secara menyeluruh.
“Saya berharap saudara-saudara kita dari organisasi lain bisa meniru kegiatan-kegiatan teman-teman LDII ini,” ujarnya.
Pada bidang ekonomi, bazar rakyat menghadirkan berbagai stand UMKM yang terbuka bagi warga LDII maupun masyarakat umum. Selain itu, panitia juga menyediakan paket sembako gratis, pakaian gratis dan murah dengan harga maksimal Rp15.000, serta barang bekas layak pakai dengan harga terjangkau sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat.
Aspek kesehatan juga menjadi perhatian dalam kegiatan ini. Selain menggelar jalan sehat dan lomba pingpong sebagai upaya mendorong aktivitas fisik masyarakat, panitia bekerja sama dengan Puskesmas Banguntapan I untuk memberikan layanan cek kesehatan gratis.
Dokter umum Puskesmas Banguntapan I, dr. Hesti, mengatakan masyarakat menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap layanan pemeriksaan kesehatan tersebut. “Alhamdulillah, masyarakat cukup antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis ini. Bahkan, usia 20-an juga sudah banyak yang memanfaatkan kesempatan untuk mengevaluasi kondisi kesehatannya,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan seperti jalan sehat dan pemeriksaan kesehatan gratis dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan mencegah penyakit tidak menular, seperti hipertensi dan diabetes.

Sementara itu, aspek ketahanan pangan diwujudkan melalui penyediaan stand makanan gratis dan pembagian sembako kepada masyarakat. Program tersebut menjadi bentuk kepedulian untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan warga, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan.
Komitmen terhadap lingkungan hidup juga ditunjukkan melalui penggunaan pincuk dari daun pisang sebagai wadah sarapan bubur krecek para peserta. Langkah sederhana tersebut menjadi upaya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai sekaligus mengajak masyarakat menerapkan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.
Selain itu, kegiatan ini turut merepresentasikan program wawasan kebangsaan melalui kolaborasi dan gotong-royong lintas elemen masyarakat. Kehadiran pemerintah kapanewon, pemerintah kalurahan, TNI, Polri, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat umum menunjukkan semangat kebersamaan dan persatuan dalam membangun kesejahteraan bersama.
Lurah Jambidan, Zubaidi, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut karena mampu melibatkan berbagai unsur masyarakat dan menggerakkan perekonomian lokal.
“Kegiatan ini sangat positif bagi masyarakat kita. Banyak UMKM yang bergeliat dan adanya cek kesehatan gratis juga sangat membantu warga. Kami berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut agar dapat mendampingi dan menyejahterakan masyarakat,” katanya.
Melalui Bazar Rakyat dan Bakti Sosial ini, PC LDII Kapanewon Banguntapan menunjukkan bahwa organisasi kemasyarakatan tidak hanya berperan dalam bidang keagamaan, tetapi juga hadir memberikan kontribusi nyata melalui program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Beragam kegiatan yang diselenggarakan menjadi bukti bahwa pengabdian kepada bangsa dapat diwujudkan melalui aksi kolaboratif yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas dan memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun kesejahteraan bersama.
DPW LDII DIY Lembaga Dakwah Islam Yogyakarta