CAI 2025 Pondok Pesantren Nur Aisyah, Santri Antusias Bangun Karakter dan Cinta Alam

Ponpes Nur Aisyah
Ponpes Nur Aisyah menggelar kegiatan Cinta Alam Indonesia (CAI) 2025 pada 5-7 September 2025.

Bantul (12/9). Suasana meriah tampak di Kompleks Pondok Pesantren Nur Aisyah, Pulokadang, Jetis, Bantul, saat ratusan santri mengikuti kegiatan Cinta Alam Indonesia (CAI) 2025. Acara berlangsung selama tiga hari penuh pada 5-7 September 2025.

Sebanyak 117 santri putra dan putri berpartisipasi dengan semangat, mengenakan co-card CAI, dan bergabung dalam 5 kelompok putra serta 8 kelompok putri. Mengusung tema “Membangun Generasi Berkarakter Kuat demi Mewujudkan Bangsa yang Hebat”.

CAI 2025 dibuka Pembina Pondok Pesantren Nur Aisyah, Suhardi dan ditutup secara resmi oleh Ketua Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nur Aisyah, Didik Supriyanto. Sepanjang acara, dekorasi yang meriah hasil kreativitas santri sendiri menambah semangat tersendiri bagi seluruh peserta.

Ponpes Nur Aisyah
Sesi penyampaian materi CAI.

Materi CAI disampaikan oleh delapan guru Ponpes Nur Aisyah dengan pembagian tiga sesi setiap hari yakni pagi (08.00–10.45), siang (13.30–16.00), dan malam (19.30–21.30). Tidak hanya penyampaian materi, kegiatan juga dirancang untuk melatih kedisiplinan, kebersihan, dan kekompakan kelompok. Mulai dari kerapian menata sandal, ketepatan hadir, hingga semangat dalam mengikuti sesi—semua menjadi poin penilaian yang menentukan juara di akhir kegiatan.

Keceriaan semakin terasa dengan adanya doorprize, permainan interaktif, hingga tayangan video inspiratif. Salah satu peserta, Galang Budi Wiryawan, berbagi kesan. “Yang paling berkesan saat menonton video musyawarah dari Pondok Kaliawen. Sangat inspiratif dan membuat kami lebih semangat belajar,” ujarnya.

Ponpes Nur Aisyah
Santri Ponpes Nur Aisyah usai mengikuti kegiatan CAI.

Peserta lain, Dafian Nizam Ramadhan, juga memberikan kesan. “Seru sekali, apalagi waktu main teka-teki 29 Karakter Luhur. Harapannya besok saat outbound bisa lebih variatif dan kita semua lebih tertib lagi.” ujarnya.

Puncak acara ditutup dengan outbound dan jalan sehat mengelilingi kompleks SMP Alkarima Boarding School. Setiap kelompok harus menyelesaikan tantangan di tiap pos, termasuk yel-yel khas kelompok yang memeriahkan suasana. Malam penutupan semakin semarak dengan penganugerahan juara kelompok terbaik, yang akhirnya diraih oleh Kelompok Putri 1.

Kegiatan CAI 2025 tidak hanya menghadirkan ilmu dan keceriaan, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, kerja sama, dan cinta alam. Harapannya, pengalaman berharga ini menjadi bekal santri Pondok Pesantren Nur Aisyah untuk tumbuh sebagai generasi berkarakter kuat, sehat, dan siap mengabdi bagi bangsa. (*/CH)

Check Also

SMA IMBS

Kemendikdasmen RI Tinjau SMA IMBS, Cek Kesiapan Program Sekolah Aman-Nyaman

Sleman (2/4). Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI) melaksanakan Monitoring dan Evaluasi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *