Gelar Pengajian Sarimbit, LDII Sewon dan Bantul Perkuat Keharmonisan untuk Wujudkan Ketahanan Keluarga

Foto Bersama usai Pengajian Sarimbit PC LDII Sewon dan Bantul
Foto Bersama usai Pengajian Sarimbit PC LDII Sewon dan Bantul

Bantul (5/5). PC LDII Sewon dan PC LDII Bantul menggelar Pengajian Sarimbit bagi pasangan suami istri dengan usia pernikahan enam hingga 15 tahun, pada Minggu (3/5). Kegiatan yang berlangsung di Cembing Dayu Resto, Jetis, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta itu berlangsung hangat dan penuh keakraban. Mengusung tema “Asyiknya Mempertahankan Cinta dan Pahala”, kegiatan tersebut bertujuan memperkuat keharmonisan rumah tangga sekaligus meningkatkan pemahaman agama dalam kehidupan keluarga.

Melalui kegiatan ini, peserta diajak membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah dengan menjaga cinta dan kebersamaan yang dilandasi nilai keimanan. Acara diawali dengan sesi foto bersama pasangan yang berlangsung penuh keceriaan. Para peserta tampak antusias mengabadikan momen kebersamaan dalam suasana santai dan hangat.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Suroto mengenai pentingnya menjaga keharmonisan rumah tangga. Dalam materinya, ia menekankan pentingnya komunikasi, saling memahami, serta komitmen dalam membangun keluarga yang bahagia dan harmonis.

“Harapannya kegiatan ini dapat mempererat hubungan suami-istri serta membangun pemahaman hak dan kewajiban masing-masing,” ujarnya.

Sesi Permainan Menambah Keakraban

Suasana semakin meriah saat peserta mengikuti sesi permainan bertajuk Chemistry Test. Dalam sesi tersebut, pasangan suami istri diajak menguji kekompakan dan seberapa jauh mereka mengenal pasangan masing-masing. Gelak tawa dan semangat peserta mewarnai jalannya permainan yang berlangsung penuh keakraban.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan makan bersama yang semakin mempererat kebersamaan antar peserta.

Salah satu peserta, Anggrilia, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, suasana tempat kegiatan memberikan pengalaman yang berbeda dan menyenangkan. “Tempat yang digunakan menghadirkan suasana yang lebih fresh sehingga memberikan pengalaman yang menyenangkan,” terangnya.

Peserta lainnya, Uswatun, juga mengungkapkan kesan positif selama mengikuti rangkaian acara. “Sangat menyenangkan, kami dapat menikmati rangkaian acara dari awal hingga akhir,” terangnya.

Ketua panitia, Eko Parjono, berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dengan jangkauan peserta yang lebih luas. “Harapan untuk ke depannya, dapat direncanakan kembali pengajian sarimbit untuk pasangan dengan usia pernikahan di atas 20 tahun, sehingga kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak kalangan,” tuturnya.

Biro Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga (PPKK) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII DIY, Bekti Nuraini, mengapresiasi terselenggaranya Pengajian Sarimbit sebagai salah satu upaya membangun ketahanan keluarga di tengah masyarakat. “Keluarga harmonis menjadi pondasi penting dalam menciptakan generasi yang memiliki karakter luhur. Dari ketahanan keluarga pula, akan mendukung terwujudnya ketahanan nasional, sebagai salah satu amanat Munas X,” tegas Bekti.

Bekti juga menilai kegiatan pembinaan keluarga seperti ini penting untuk terus dikembangkan, karena selain mempererat hubungan suami istri, juga menjadi sarana memperkuat komunikasi, kebersamaan, dan nilai-nilai keagamaan dalam rumah tangga. Dengan suasana yang santai dan penuh keakraban, diharapkan peserta dapat mengambil manfaat dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Check Also

SMA IMBS

Kemendikdasmen RI Tinjau SMA IMBS, Cek Kesiapan Program Sekolah Aman-Nyaman

Sleman (2/4). Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI) melaksanakan Monitoring dan Evaluasi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *