
Bantul (27/7). Hari kedua MPLS Ramah SMP Alkarima Boarding School Tahun Ajaran 2025/2026 dilanjutkan dengan berbagai kegiatan edukatif dan menyenangkan. Kegiatan masih berlangsung di Pendopo SMP Alkarima, tempat yang nyaman dan teduh untuk mendukung pembelajaran terbuka, Selasa (15/7).
Hari kedua dibuka dengan materi Thoharoh (bersuci) yang disampaikan oleh Khoirul Huda, selaku pamong dari Pondok Pesantren Nur Aisyah naungan LDII Bantul. Peserta didik tidak hanya menerima penjelasan teori, namun juga menyaksikan langsung praktik bersuci dari najis, yang menjadi dasar penting dalam ibadah sehari-hari. Peserta tampak antusias mengikuti penjelasan yang disampaikan dengan jelas dan aplikatif.
Selanjutnya, peserta mendapatkan materi pembentukan karakter yang tercakup dalam 29 Karakter Luhur, meliputi tri sukses (akhlakul karimah, alim faqih, dan mandiri) serta enam tabiat luhur (rukun, kompak, kerja sama yang baik, jujur, amanah, mujhid muzhid) yang disampaikan oleh guru Laily Tyssa Anjani dan Nathan Aulia.

Selanjutnya, empat tali keimanan (bersyukur, mempersungguh, mengagungkan, berdoa) dan tiga prinsip kerja (bener, kurup, janji) yang disampaikan oleh guru Rio Dwi Saputra dan Imroatullaili Sholiha.
Materi ini merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter santri SMP Alkarima, yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia dan mampu bekerja sama dalam kehidupan.
Sesi berlangsung dinamis dan interaktif, diwarnai banyak pertanyaan dari peserta. Salah satunya, Sulthon Al Amin, siswa baru yang mempraktikkan salah satu poin dari 29 Karakter Luhur, yakni akhlaqul karimah, dengan cara berjalan sopan dan penuh hormat di hadapan orang yang lebih tua.
Agar suasana tetap ceria dan menyenangkan, panitia juga menyisipkan sesi ice breaking yang menghidupkan semangat para peserta. Dengan permainan sederhana namun seru, para siswa semakin akrab satu sama lain dan semangat mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.
Hari kedua MPLS Ramah ini membuktikan bahwa pendidikan karakter dan agama dapat disampaikan secara menarik dan membekas di hati siswa. Diharapkan, nilai-nilai yang ditanamkan selama kegiatan ini dapat menjadi fondasi kuat dalam perjalanan mereka di SMP Alkarima Boarding School. (*/CH)
DPW LDII DIY Lembaga Dakwah Islam Yogyakarta