
Bantul (16/7). Membentuk generasi yang cerdas tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga dengan membekali siswa kemampuan menghadapi tantangan kehidupan di era digital. Hal inilah yang diwujudkan oleh SMP Alkarima Boarding School pada hari ketiga Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan menghadirkan narasumber dari Polsek Jetis pada Rabu (15/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 07.30–08.30 WIB ini menghadirkan Aiptu Sugiono dan Bripka Miftah Hudayani untuk memberikan edukasi mengenai kenakalan remaja, etika bermedia sosial, serta bahaya penyalahgunaan NAPZA kepada seluruh peserta didik baru.
Dalam pemaparannya, Aiptu Sugiono mengajak para siswa untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Melalui sejumlah contoh kasus nyata yang pernah terjadi di wilayah Jetis, ia menjelaskan bahwa penggunaan media sosial yang tidak bertanggung jawab dapat menimbulkan berbagai risiko, mulai dari perundungan siber hingga tindak kejahatan yang menyasar anak dan remaja.
“Dalam menggunakan media sosial tetap harus menjaga privasi, jangan mudah percaya dengan orang asing di dunia maya, dan memiliki keberanian untuk menolak ajakan yang mengarah pada perilaku negatif,” pesannya.

Sementara itu, Bripka Miftah Hudayani memberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan NAPZA yang masih menjadi ancaman bagi generasi muda. Para siswa dikenalkan berbagai jenis NAPZA yang kerap beredar di kalangan remaja beserta dampaknya terhadap kesehatan, pendidikan, dan masa depan.
“Kami berharap para siswa mampu menjaga diri, mampu memilih lingkungan pergaulan yang positif, dan berani mengatakan tidak terhadap narkoba,” tegasnya.
Suasana penyuluhan berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta tampak antusias menyimak setiap materi yang disampaikan. Berbagai pertanyaan diajukan kepada narasumber, salah satunya oleh Berliana, yang menunjukkan kepeduliannya terhadap cara menggunakan media sosial secara aman dan bertanggung jawab.
Melalui kegiatan ini, SMP Alkarima Boarding School berharap peserta didik baru tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga memiliki bekal karakter, kesadaran hukum, serta kemampuan melindungi diri dari berbagai pengaruh negatif di era digital. Dengan demikian, para siswa diharapkan tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, bijak dalam bermedia sosial, menjauhi NAPZA, serta siap meraih prestasi dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai karakter.
DPW LDII DIY Lembaga Dakwah Islam Yogyakarta