
Yogyakarta (11/7). Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh pesilat Persinas ASAD SMP Alkarima Boarding School dalam ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Pencak Silat DIY 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 2–8 Juli 2026 di Gedung Wana Graha Bhakti Yasa, Yogyakarta tersebut, sebanyak 17 atlet diterjunkan dan delapan atlet berhasil meraih medali.
Kejurda tahun ini diikuti oleh pesilat terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pertandingan dilaksanakan di dua gelanggang dengan sistem tiga babak berdurasi dua menit waktu kotor. Seluruh atlet juga diwajibkan menjalani dua kali penimbangan berat badan, yakni sebelum babak penyisihan dan menjelang semifinal untuk memastikan kesesuaian kelas pertandingan.
Adapun siswa SMP Alkarima Boarding School yang mengikuti kejuaraan ini antara lain Aleka Zefrino, Fairus Lubis, Affan Dicky, Rafa Bagus, Aditama, Vinza Akbar, Danish, Ebrel, Sulthon, Galang, Munaya, Matew, Arul, Arif Ilyas, Badru, Maulana Sulkhan, serta Royan pada kategori Seni Tunggal.
Prestasi yang berhasil diraih meliputi Juara I oleh Fairus Lubis (Kelas A Putra) dan Affan Dicky (Kelas B Putra). Juara II diraih oleh Arif Ilyas (Kelas H Putra), Aleka Zefrino (Kelas A Putra), dan Rafa Bagus (Kelas C Putra). Sementara Juara III diraih oleh Abdullah Akyas (Kelas H Putra), Vinza Akbar (Kelas D Putra), dan Maulana Sulkhan (Kelas I Putra).

Salah satu peraih medali emas, Fairus Lubis, mengungkapkan rasa syukurnya setelah melalui pertandingan final yang berlangsung menegangkan. “Alhamdulillah saya sangat bersyukur bisa meraih Juara I. Di babak pertama saya sempat tertinggal skor sehingga merasa panik. Namun berkat arahan pelatih dan doa, saya bisa bangkit di babak berikutnya hingga akhirnya memenangkan pertandingan. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berlatih dan menjadi lebih baik lagi,” ujar Fairus.
Pelatih Persinas ASAD SMP Alkarima Boarding School, Defano Iqbal, menyampaikan rasa bangga atas perjuangan seluruh atlet. Menurutnya, prestasi ini membuktikan hasil dari latihan yang disiplin, kerja keras, dan semangat pantang menyerah.
“Alhamdulillah, semua perjuangan anak-anak terbayar saat melihat mereka berdiri di podium membawa medali dan sertifikat. Perjalanan mereka tidak mudah. Selain berlatih keras, beberapa pesilat juga harus menjaga pola makan dan menurunkan berat badan agar sesuai kelas tanding,” ujarnya.
Lebih lanjut ia berharap mereka tidak cepat puas. Jadikan kemenangan sebagai motivasi dan kekalahan sebagai pelajaran. “Teruslah berlatih, jaga ibadah, dan tetap rendah hati karena pesilat sejati adalah mereka yang tidak pernah menyerah,” tuturnya.
Keberhasilan para pesilat ini sekaligus mencerminkan hasil pembinaan yang dilakukan sekolah secara berkelanjutan melalui kegiatan ekstrakurikuler. Pencak silat Persinas ASAD menjadi salah satu ekstrakurikuler yang dikembangkan di berbagai sekolah di bawah naungan yayasan pendidikan LDII sebagai wadah membina prestasi sekaligus membentuk karakter siswa.
Melalui pembinaan tersebut, peserta didik tidak hanya ditempa kemampuan bela dirinya, tetapi juga ditanamkan nilai-nilai disiplin, sportivitas, tanggung jawab, dan akhlak mulia. Prestasi yang diraih di Kejurda Pencak Silat DIY 2026 pun diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama SMP Alkarima Boarding School di berbagai kejuaraan pada masa mendatang.
DPW LDII DIY Lembaga Dakwah Islam Yogyakarta