Pondok Pesantren, Sekolah dan Yayasan Naungan LDII Tanda Tangani PKS dengan PERSINAS ASAD, Langkah Awal Wujudkan Generasi Kuat yang Berkarakter Luhur

 

Kapten TNI (Purn) H. Sardjiman Ketua PERSINAS ASAD DIY Tanda Tangani PKS dengan Yayasan Naungan LDII
Kapten TNI (Purn) H. Sardjiman Ketua PERSINAS ASAD DIY Tanda Tangani PKS dengan Yayasan Naungan LDII

Sleman (6/10) – Pengurus Provinsi PERSINAS ASAD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan lembaga pendidikan di bawah naungan DPW LDII DIY. Acara ini diadakan pada Minggu (29/9/2024) di kompleks Pondok Pesantren Mahasiswa Grha Cendekia, Maguwoharjo, Sleman.

Penandatanganan PKS ini merupakan kelanjutan memorandum of understanding (MoU) yang ditandatangani pada 11 Oktober 2022 sesuai arahan PB PERSINAS ASAD. Tujuan utama MoU adalah untuk legalisasi pendidikan dan pelatihan pencak silat di lembaga-lembaga yang terkait. Sebagai bagian dari komitmen ini, ponpes, sekolah, dan yayasan akan memberikan dukungan berupa waktu, peserta, dan fasilitas.

Lebih lanjut, PERSINAS ASAD akan menawarkan pelatihan fisik, mental, dan spiritual melalui seni bela diri pencak silat, baik untuk prestasi maupun seni tradisi. Semua pelatihan ini akan tetap menghargai nilai kebersamaan, budi pekerti, dan persaudaraan.

Kerjasama Yayasan, Ponpes dan Sekolah naungan LDII dengan PERSINAS ASAD untuk Pembinaan Fisik dan Mental Generasi Muda

Dalam acara tersebut, hadir tokoh-tokoh penting, termasuk Ketua Pengprov PERSINAS ASAD DIY, Kapten TNI (Purn) H. Sardjiman, dan beberapa pimpinan dari wilayah DIY. Lembaga yang berpartisipasi dalam PKS ini termasuk Pondok Pesantren Mahasiswa Ar-Royyan Baitul Hamdi Yogyakarta,  sekolah dan yayasan  naungan LDII Lainnya.

Kapten TNI (Purn) H. Sardjiman Membuka Acara Penandatangan PKS antara PERSINAS ASAD dan Ponpes, Yayasan Naungan LDII
Kapten TNI (Purn) H. Sardjiman Membuka Acara Penandatangan PKS antara PERSINAS ASAD dan Ponpes, Yayasan Naungan LDII

Kapten TNI (Purn) H. Sardjiman menekankan bahwa semua program PERSINAS ASAD berfokus pada empat aspek utama, termasuk aspek spiritual. “PERSINAS ASAD berbasis pada pondok pesantren dan majelis taklim, yang merupakan bagian dari pembinaan mental spiritual warga ASAD yang telah dilakukan oleh LDII,” jelasnya.

Pembina Pengprov PERSINAS ASAD, H. Eka Budiyana, S.Pd. dalam sesi pembukaan menjelaskan dengan adanya kerjasama antara PERSINAS ASAD dan pondok pesantren, sekolah dan yayasan naungan LDII ini bisa sebagai sarana kesehatan dan pertahanan diri. “Melalui PKS ini baik PERSINAS maupun yayasan, sekolah, dan ponpes bisa berkomitmen untuk membina generasi muda dengan mental dan spiritual yang baik, ini juga sebagai sarana kesehatan bagi santri, murid di sekolah maupun pondok pesantren,” jelasnya.

Pembina Pengprov PERSINAS ASAD DIY H. Eko Budiyono, S.Pd, Pengurus PERSINAS ASAD Provinsi DIY dan Perwakilan Yayasan, Sekolah dan Pondok Pesantren naungan LDII yang Menghadiri Acara Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Ponpes, Yayasan dan Sekolah naungan LDII
Pembina Pengprov PERSINAS ASAD DIY H. Eko Budiyono, S.Pd, Pengurus PERSINAS ASAD Provinsi DIY dan Perwakilan Yayasan, Sekolah dan Pondok Pesantren naungan LDII yang Menghadiri Acara Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Ponpes, Yayasan dan Sekolah naungan LDII

Pada sesi akhir acara setelah penandatanganan MoU turut hadir perwakilan pondok pesantren yaitu PPM Ar-Royyan Baitul Hamdi, Khoirudin. Dalam sesi wawancara ia menyampaikan bahwa selama ini banyak dari santri-santri PPM yang menjadi pesilat PERSINAS ASAD. ”Selama ini sudah banyak santri PPM yang mengikuti dan menjadi pesilat PERSINAS ASAD dan berprestasi. Jadi harapannya dengan adanya MoU ini makin banyak lagi santri-santri dari pondok pesantren kami yang dilatih oleh PERSINAS ASAD. Sehingga bisa lebih berprestasi dan banyak memunculkan bibit – bibit pesilat lainnya,” harap Khoirudin.

Check Also

Pengajian Lintas Masjid di Masjid Baitul Birrii, Padukuhan Ngropoh

Masjid Baitul Birrii Gelar Pengajian Lintas Masjid, Perkuat Kerukunan Warga Padukuhan Ngropoh

Sleman (19/7). Warga Padukuhan Ngropoh, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, DIY, kembali menggelar pengajian …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *