
Sleman (10/7) – Dalam rangka menjaga kelayakan fasilitas bersama serta mempererat tali persaudaraan antarwarga, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sukoharjo melaksanakan kegiatan kerja bakti massal. Kegiatan yang melibatkan berbagai unsur pengurus dan warga setempat ini diselenggarakan secara gotong royong pada hari Minggu, 5 Juli 2026. Fokus utama dari aksi sosial kali ini adalah melakukan perbaikan, perawatan, serta peningkatan fasilitas penunjang di dalam gedung pertemuan warga.
Sejak pagi hari, para warga dan pemuda LDII tampak antusias berkumpul dengan membawa berbagai peralatan pertukangan lengkap. Suasana kebersamaan langsung terasa saat tugas mulai dibagi secara merata demi efisiensi kerja. Fokus utama kegiatan ini menyasar pada pemeliharaan sarana prasarana yang sering digunakan. Terutama untuk kegiatan ibadah, pengajian, dan pertemuan kemasyarakatan agar kondisinya tetap prima dan nyaman.
Salah satu fokus utama kerja bakti kali ini adalah pemeliharaan dan instalasi perangkat multimedia untuk mendukung kegiatan dakwah serta pendidikan generasi muda. Beberapa pemuda saling bekerja sama menaiki meja dan kursi demi memasang serta menyetel perangkat proyektor (projector) pada langit-langit ruangan. Kerja sama yang solid antar-generasi ini memastikan perangkat elektronik terpasang dengan aman dan rapi.
Tidak hanya berfokus pada perangkat teknologi, perbaikan fasilitas fisik gedung juga dilakukan secara mendetail. Beberapa warga senior dan pemuda lainnya terlihat sibuk memperbaiki komponen pintu ruangan. Menggunakan alat bor listrik dan perkakas pertukangan, mereka memperbaiki fasilitas. Fasilitas ini seperti engsel serta kunci pintu yang sudah mulai longgar agar keamanan gedung tetap terjaga dengan baik.
Perawatan Fasilitas sebagai bentuk Tanggung Jawab Bersama
Ketua PAC LDII Sukoharjo menyampaikan bahwa kerja bakti ini merupakan implementasi nyata nilai-nilai luhur gotong royong yang ditanamkan kepada warga. Melalui pemeliharaan fasilitas secara mandiri, warga diajak untuk memiliki rasa tanggung jawab bersama (sense of belonging) terhadap aset organisasi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana yang efektif untuk mengasah keterampilan teknis para pemuda dalam hal pertukangan dan kelistrikan.

Pihak pengurus mengapresiasi kehadiran para warga dan generasi muda yang rela meluangkan waktu libur akhir pekan mereka demi kepentingan bersama. Kerja bakti ini terbukti mampu memangkas biaya operasional perawatan gedung sekaligus mempercepat proses perbaikan yang jika dilakukan sendiri tentu memakan waktu lama. Sifat rukun, kompak, dan kerja sama yang baik menjadi modal utama kelancaran agenda ini dari awal hingga selesai.
Kegiatan yang berlangsung hingga tengah hari ini ditutup dengan ramah tamah dan makan bersama sebagai bentuk syukur atas selesainya seluruh target perbaikan. Dengan terpasangnya proyektor baru serta perbaikan fasilitas fisik lainnya, gedung pertemuan PAC LDII Sukoharjo kini siap digunakan kembali untuk berbagai kegiatan keagamaan dan sosial dengan suasana yang lebih representatif serta nyaman bagi seluruh jemaah.
Penulis: Haviz Alwan
DPW LDII DIY Lembaga Dakwah Islam Yogyakarta