500 Ibu-Ibu LDII Bantul Ikuti Senam Massal, Generasi Muda Ramaikan Bazar

LDII Bantul
Ratusan ibu-ibu warga LDII se-Kabupaten Bantul mengikuti senam massal di Kompleks Insan Utama, Sanden, Bantul, Sabtu (8/8/2026).

Bantul (9/8). DPD LDII Kabupaten Bantul memadukan kegiatan senam massal dan bazar sebagai rangkaian Pra Musda IX LDII Bantul sekaligus menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Kegiatan tersebut digelar di Kompleks KB TK IT dan MI Insan Utama, Sanden, Bantul, Sabtu (8/8/2026).

Ketua Panitia, Sulastri Saptaningsih, mengatakan kegiatan diawali dengan senam massal yang diikuti sekitar 500 ibu-ibu warga LDII se-Kabupaten Bantul. Menurutnya kegiatan ini diinisiasi untuk memeriahkan momen kemerdekaan.

“Biasanya kami mengadakan pengajian khusus ibu-ibu rutin setiap bulan, namun bulan ini bersamaan momen Agustusan dan Pra Musda IX LDII Bantul, kami buat kegiatan yang berbeda,” ujarnya.

Kegiatan senam massal dan bazar dibuka oleh Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta. Pada kesempatan itu turut hadir jajaran pengurus DPD LDII Bantul, Forkopimkap Sanden, dan beberapa tokoh masyarakat.

Wabup Bantul dalam sambutannya mengapresiasi penyelenggaraan senam massal dan bazar yang dinilainya memberikan manfaat bagi kesehatan sekaligus perekonomian masyarakat. Ia menilai kegiatan tersebut menunjukkan kontribusi LDII dalam mendukung program Pemerintah Kabupaten Bantul.

“Senam massal adalah suatu kegiatan yang dapat menyehatkan seluruh warga masyarakat. Bagaimanapun sehebat apa pun kita, kita butuh badan yang sehat,” kata Aris.

Ia juga menyoroti bazar yang melibatkan generasi muda sebagai kegiatan yang sejalan dengan program pemerintah daerah dalam mempersiapkan anak muda memasuki dunia kerja dan usaha. Menurutnya, pelatihan dan edukasi bagi lulusan SMA maupun SMK menjadi semakin relevan dengan kegiatan kewirausahaan yang dilakukan LDII.

“Ini pas sekali anak muda sudah mulai dilatih untuk berusaha, untuk berbisnis. Namun karena di era sekarang medsos yang begitu gencar sekali, tentu kami berharap juga anak-anak muda senantiasa mengikuti perkembangan era saat ini,” ujarnya.

LDII Bantul
Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, saat memberikan sambutan pada kegiatan senam massal dan bazar DPD LDII Bantul.

Aris berharap pelaksanaan Musda IX LDII Bantul pada November mendatang berjalan lancar dan menghasilkan kepengurusan yang mampu melanjutkan sinergi dengan pemerintah daerah. Ia menilai kolaborasi tersebut penting untuk memperkuat peran LDII dalam mengedukasi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan Kabupaten Bantul.

“Atas nama pribadi, atas nama pemerintah kami mengucapkan selamat, mudah-mudahan Musda berjalan dengan lancar, sukses, dan mencapai tujuan apa yang diinginkan oleh seluruh anggota. Harapan kami ke depan LDII tetap terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul,” pungkas Aris.

Sementara itu, Ketua DPD LDII Kabupaten Bantul, Nanang Dwi Antoro, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk sinergi sejumlah program pengabdian LDII, mulai dari kebangsaan, kesehatan hingga perekonomian. Senam massal menjadi bagian dari aspek kesehatan, sedangkan bazar menjadi wadah penguatan ekonomi sekaligus memeriahkan HUT ke-81 RI.

“Jadi pagi ini kami mengadakan kegiatan yang kaitannya dengan kebangsaan karena kita menyongsong dan ikut memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia. Kemudian ada aspek kesehatan yang kita isi dengan senam, dan aspek perekonomian yang kita isi dengan adanya bazar,” katanya.

Nanang menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi rangkaian Pra Musda IX LDII Bantul yang sebelumnya telah digelar di sejumlah kapanewon. Kegiatan di Sanden dan sekitarnya diharapkan menjadi pemanasan menuju pelaksanaan Musda LDII Bantul pada November 2026.

“Musda IX LDII Bantul nantinya menjadi momentum untuk mengevaluasi perjalanan organisasi selama lima tahun terakhir. Evaluasi tersebut mencakup capaian program yang telah terlaksana maupun agenda yang masih perlu dituntaskan, sekaligus menentukan kepengurusan baru,” jelasnya.

Ia menegaskan generasi muda tetap menjadi fokus pembinaan LDII untuk menghadapi Indonesia Emas 2045. Persiapan tersebut, kata dia, perlu dilakukan sejak dini agar generasi muda mampu berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.

“Langkah-langkah itu tidak bisa kami lakukan mendadak, tapi harus terencana ke depannya. Tentu generasi muda menjadi fokus pembinaan kami, bagaimana kami mempersiapkan generasi muda bisa memasuki lingkungan ke depannya,” katanya.

Selain senam massal, kegiatan juga dimeriahkan dengan bazar yang melibatkan generasi muda untuk melatih kemandirian usaha. Berbagai jajaran kuliner dan sembako dijajakan untuk mensupport ibu-ibu setelah mengikuti senam massal. Kegiatan dilengkapi pula dengan games berkelompok yang diikuti ibu-ibu sehingga menambah kemeriahan acara.

Check Also

Embarkasi Haji YIA

Muswil VIII LDII DIY Jadi Ruang Sinergi, Komisi VIII DPR RI Dorong Embarkasi Haji YIA Perkuat Ekonomi Kulon Progo

Yogyakarta (30/7). Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII LDII Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi ruang sinergi berbagai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *