
Sleman (16/10) – Sudah menjadi tradisi lima tahunan setiap menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada), suhu politik semakin menghangat. Begitu pula menjelang Pilkada serentak yang dijadwalkan pada 27 November 2024. Sebagai bagian dari elemen bangsa, LDII turut bertanggung jawab menjaga kondusivitas, serta keamanan dan ketertiban (kamtibmas), baik pada level nasional, provinsi maupun kabupaten/kota.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII DIY, Ir. Atus Syahbudin, S.Hut., M.Agr., Ph.D., IPU. mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan kamtibmas yang kondusif.
“Perbedaan di antara kita adalah sebuah karunia dari Allah SWT. Bila dikelola dengan baik, perbedaan ini dapat menjadi potensi dan sumber kekuatan positif untuk mewujudkan cita-cita bersama, yakni masyarakat yang sejahtera, penuh keadilan dan kemakmuran,” ungkapnya.
Dosen Fakultas Kehutanan UGM ini menekankan pula pentingnya solidaritas dan saling mendukung di antara warga untuk menjaga keharmonisan. Masyarakat diimbau agar tidak melakukan tindakan yang dapat memicu keributan.
Jika menemukan hal-hal yang dapat mengganggu kamtibmas atau tindakan melawan hukum supaya berkoordinasi dengan tokoh setempat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, atau aparat terdekat. Kesalahpahaman dapat dihindari jika semua pihak mampu menjalin komunikasi yang baik dan membiasakan musyawarah.
“Hindari tindakan main hakim sendiri. Seperti persoalan Masjid Nur Hidayah Tegal Balong yang sudah memiliki IMB Pemkab Sleman dan izin operasional Madrasah Diniyah Takmiliyah Kantor Kementerian Agama Sleman agar tidak terulang lagi,” imbaunya.
Melalui instruksi ini, DPW LDII DIY berkomitmen untuk menciptakan suasana yang aman dan damai menjelang Pilkada 2024, serta mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga stabilitas sosial. Menutup pesannya, Atus mengingatkan kembali agar seluruh warga masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dan ikut membantu agar penyelenggaraan Pilkada 2024 bisa berjalan dengan baik dan lancar.
DPW LDII DIY Lembaga Dakwah Islam Yogyakarta