LDII DIY Ikuti Perkemahan Moderasi Beragama Kemenag RI

Moderasi Beragama
Cap tangan para perwakilan penyuluh dan ormas sebagai wujud mendukung Deklarasi Pelopor Moderasi Beragama

Mojokerto (18/9) – Kementerian Agama Republik Indonesia menghelat Perkemahan Moderasi Beragama Tahun 2022 di kawasan Ubaya Training Centre (UTC) Trawas, Mojokerto, Jawa Timur. Mengangkat tema “Membangun Harmoni dalam Kehidupan Sosial”, perkemahan dilaksanakan pada 28-31 Agustus 2022.

Kegiatan ini diikuti penyuluh agama dan ormas kepemudaan dari enam umat beragama yang terdapat di Jawa dan Bali, yakni Islam, Hindu, Budha, Kristen, Katolik, dan Konghucu. Sementara dari DIY, ormas Islam LDII DIY turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Moderasi Beragama
Perwakilan ormas Islam LDII DIY Ira Fatmawati memberikan cendera mata kepada Direktur Penerangan Agama Islam Ditjen Bimas Islam Kemenag RI Drs. H. Syamsul Bahri, M.Pd.I. (kedua dari kanan). Menurut H. Syamsul, LDII sungguh ramah, perhatian , dan santun.

Dilansir Kemenag DIY, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Bimas) Islam Kementerian Agama, Kamaruddin Amin dalam sambutannya mengatakan kemah moderasi bukan sekadar upacara seremonial semata melainkan untuk membangun komitmen dan fundamental dalam menjaga dan merawat kebhinekaan.

“Moderasi beragama bukan hanya diarusutamakan secara normatif tetapi bentuk implementatif dan manifestasi komitmen bersama untuk menjaga Indonesia, menjaga keberagamaan, menjaga NKRI, Pancasila dan UUD 1945,” katanya.

Ia juga menegaskan sebagai umat muslim dengan keyakinan muslim dirinya tidak akan terganggu dengan agama lain. Moderasi beragama lanjut Dirjen Bimas Islam bukanlah pendangkalan akidah agar sebagian masyarakat tidak salah paham dengan makna moderasi beragama.

Senada dengan Dirjen Bimas Islam, utusan LDII DIY yakni anggota Biro Pemuda, Kepanduan, Olahraga, dan Seni Budaya (PKOSB) DPW LDII DIY Ira Fatmawati mengaku merasakan wujud moderasi beragama di tengah keberagaman pada kegiatan tersebut. “Saya berkenalan dengan teman dari berbagai agama dan wilayah sembari memberikan kartu nama dan masker ecoprint, mereka pun exited dengan LDII dan memberikan apresiasi,” katanya.

Moderasi Beragama
Perkenalan dengan peserta beragama hindu, sebagai tanda perkenalan, Ira memberikan masker ecoprint.

Menurut pengusaha ecoprint ini, dalam moderasi beragama dibutuhkan sikap fleksibel, tidak kaku, santun, saling menghormati dan papan empan adepan, “Ini cara yang saya pakai ketika berinteraksi dengan peserta yang terdiri dari berbagai agama dan provinsi,” ujarnya.

Pada sesi pemaparan presentasi tentang Moderasi Umat Beragama dan Praktik Keseharian, utusan dari DIY memaparkan ikon yang melekat di Kota Jogja yakni “Jogja City of Tolerance Merdeka dalam Keberagaman”. “Jogja merupakan kota dengan masyarakat yang heterogen dan moderasi beragama sangat dijunjung tinggi di DIY, untuk itulah Jogja dikatakan sebagai Kota Toleran,” jelas Ira.

Selanjutnya, pada sesi Ta’aruf, Outbond, dan Culture Performance, setiap peserta harus membuat beberapa kelompok yang berbaur dengan peserta dari wilayah lain dan beragama selain yang dianutnya. Menurut Ira, wujud moderasi yang paling menonjol adalah masing-masing umat beragama diberi waktu dan tempat untuk berekspresi dengan menampilkan kesenian.

Moderasi Beragama
Pemberian souvenir perkenalan dengan Eni, Kasubbag TU Kemenag Pusat-Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf. Menurut Eni, di lingkungan tempat tinggalnya LDII sangat ramah dan baik.

“Semua baik penyuluh agama maupun perwakilan ormas tidur di tempat yang sama (di dalam tenda), makan dan mandi pun tidak ada yang diistimewakan,” imbuhnya.

Tampak hadir pada kegiatan Kemah Moderasi Beragama, Gubernur Jatim, Bupati Mojokerto, Kakanwil Kemenag Jawa Timur,  Kakanwil Kemenag Jateng, Kakanwil Kemenag Bali, Forkopimda Pemprov Jatim dan pejabat di lingkungan Kementerian Agama lainnya.

Check Also

PC LDII Tarakan Timur

Pererat Silaturahim, Wali Kota Tarakan Safari Ramadan di Masjid Baitul Nurkholis Naungan LDII Tarakan Timur

Tarakan (15/3). Pemerintah Kota Tarakan kembali melaksanakan kegiatan Safari Ramadan 1447 H/2026 M. Kali ini, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *