
Bantul (14/9) – Perhelatan Kemah Besar Nasional (Kembesnas) digelar Satuan Komunitas Pramuka Sekawan Persada Nusantara (Sako SPN) di Bumi Perkemahan Letjen (Purn) Mashudi, Kiara Payung, Kabupaten Sumedang, pada Rabu (14/9/2022). Sakoda SPN DIY pada perhelatan tersebut mengirimkan satu kontingen putra dan satu kontingen putri.
“Adik-adik akan mewakili DIY yang berarti harus menjunjung tinggi budaya seperti unggah ungguh atau tata krama. Yang terpenting dalam kepramukaan, datang untuk bersaudara, bersama-sama mengembangkan persaudaraan dengan daerah-daerah lain,” pesan Wakil Ketua Kwartir Daerah (Waka Kwarda) DIY bidang Pembinaan Anggota Muda Kak Arifin Budiharjo sebelum melepas keberangkatan kontingen Sakoda SPN DIY, Selasa (13/9/2022) malam.
Pelepasan turut didampingi Ketua Kwartir Cabang Bantul Kak Emi Masruroh dan jajaran Majelis Pembimbing dan Pimpinan Sakoda SPN DIY yang bertempat di Kompleks TKIT/KB Insan Utama Sanden Bantul. Ketua Pin Sakoda SPN DIY Kak Sarjita melaporkan, selain dua kontingen yang masing-masing terdiri dari 8 orang, Sakoda SPN DIY turut mengirimkan 3 pembina pendamping dan 1 pimpinan kontingen.
“Pada saat mengikuti Kembesnas, tingkatkan kedisiplinan, kekompakan, dan kerja sama sesama anggota regu, tetap jaga kesehatan dan jangan lupa ibadah,” pesannya.

Sementara itu, Kembesnas Sako SPN resmi dibuka oleh Wakil Komisi Saka, Sako dan Gugus Darma Kwartir Nasional Pramuka, Kak Yuniar Ludfi pada Rabu (14/9/2022). Dalam sambutannya, Kak Yuniar Ludfi mengapresiasi Sako SPN sebagai wadah pembinaan Pramuka berbasis masjid, majelis taklim, dan pondok pesantren.
Hal tersebut, sebagai wahana DPP LDII untuk menumbuhkan karakter profesional religius lewat kegiatan kepramukaan, “Kegiatan Kemah Besar Nasional yang digelar oleh Sako SPN ini juga merupakan bagian dari pembinaan di dalam gerakan Pramuka,” ucapnya pada acara yang turut dihadiri Ketua Umum DPP LDII KH. Chriswanto Santoso tersebut.
Ia berpesan, Sako SPN senantiasa berkoordinasi dengan Kwartir Pramuka setempat untuk membina karakter anak bangsa lewat kegiatan kepramukaan, “Semua kegiatan Sako harus dikoordinasikan oleh Kwartir, Pimpinan Sako juga harus berkoordinasi dan berada di bawah arahan Kwartir, tujuannya agar pelaksanaan Sako benar-benar selaras dengan kegiatan Kwartir,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia juga berpesan, fokus pembinaan karakter yang dicanangkan Sako SPN harus selaras dan padu dengan Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka, “Saya meminta kepada semua peserta agar bersungguh-sungguh dalam mengikuti semua kegiatan,” jelasnya.
Ia mengajak kepada peserta untuk menjunjung tinggi tali persaudaraan selama mengikuti Kembesnas, “Mari berkemah dengan gembira, saling menjalin persaudaraan, selalu bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ajaknya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Majelis Pembimbing (Mabi) Sako SPN, Kak Edwin Sumiroza mengungkapkan, pembinaan karakter generasi penerus LDII yang diwujudkan melalui kegiatan kepramukaan, diselaraskan dengan Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka. “Semua itu makin memantapkan kami dalam menjalankan darma pramuka dari level nasional hingga level gudep,” jelasnya.
Melalui kegiatan kepramukaan, LDII terus berkontribusi untuk mewujudkan generasi profesional religius dengan karakter alim faqih, berakhlakul karimah, dan mandiri. Kembesnas Sako SPN 2022 digelar selama tiga hari, sejak Rabu (14/9), dan diikuti oleh 800-an Pramuka Penggalang dan pendamping yang berasal dari 16 Provinsi.
Dengan mengusung tema “Membangun Generasi Penerus yang Mandiri, Terampil, dan Religius”, kegiatan ini digelar sebagai ajang evaluasi penyelenggaraan Pramuka di seluruh Indonesia, dalam menyiapkan keterampilan siswa didik untuk belajar hidup bermasyarakat.
DPW LDII DIY Lembaga Dakwah Islam Yogyakarta