Sleman – PC LDII Kapanewon Kalasan sukses menggelar Pengajian yang melibatkan warga LDII dengan usia pernikahan 10 tahun keatas se Kapanewon Kalasan. Pengajian ini diberi nama Pengajian Sarimbit, atau yang dalam bahasa indonesia berarti bersama atau seragam. Pengajian ini perdana dilaksanakan oleh PC LDII Kapanewon Kalasan, dan pada pengajian yang pertama ini mengambil Tema “Taman Hati”.
Acara ini bertempat di kompleks Masjid Al – Fattah Kadirojo 2, Purwomartani, Kalasan, Sleman dan dihadiri kurang lebih 74 pasangan Suami Istri. Para peserta banyak yang memakai pakaian sarimbit atau pada saat ini disebut pakaian couple. Materi pengajian sarimbit ini pun spesial, yaitu diadakan acara Talkshow dan menghadirkan dua narasumber. Drs Sumarwiyanto dan Ustaz Rosid Kurniawan sebagai narasumber dan didampingi oleh Moderator dr Rifky Rusmasatya.

Pada sesi Talkshow masing – masing narasumber di minta oleh moderator untuk memberikan statement pembukaan. Drs Sumarwiyanto menyampaikan statement pembukaan mengenai salah satu kunci hidup rukun, “Kunci hidup berumah tangga antara suami istri itu bisa rukun dan bahagia adalah suami harus bisa sabar bahkan sampai tiga kali lipat kepada istri, nah untuk sabar itu ada ilmu nya.” Ujar Sumar yang juga merupakan Kepala Badan Pusat Statistik Wilayah Kulon Progo. Sementara itu Ustaz Rosid Kurniawan memberikan nasehat pembukaan mengenai pentingnya perhatian kecil kepada pasangan.” Perhatian – perhatian kecil ke pasangan khususnya seperti suami kepada istri, walaupun kecil ini bisa memperkuat hubungan berumah tangga. Sebagai contoh perhatian Rasulullah ke Aisyah yang mau minum memakai gelas bekas Aisyah dan dipaskan di bekas bibirnya Aisyah. Nabi juga sengaja memosisikan pahanya sebagai pijakan kaki agar istrinya Shofiyah bisa naik unta” Tandas Rosid.
Sesi Tanya Jawab
Beberapa pertanyaan yang sudah dikumpulkan sebelumnya oleh panitia disampaikan oleh Rifky sebagai moderator di sesi Talkshow ini. Diantara pertanyaan tersebut ada pertanyaan mengenai upaya untuk menangani konflik dalam berumah tangga. Sumar menjelaskan bahwa konflik itu wajar dalam berumah tangga,”wajar di dalam rumah tangga terjadi konflik dan beda pendapat. Itu adalah sebuah tantangan yang harus kita jadikan peluang. Caranya apabila terjadi beda pendapat, kita ajak musyawarah. Berikan kesempatan istri dan anak untuk berpendapat” Jawab Sumar.

Sementara itu Rosyid juga memberikan pendapat terkait solusi jika terjadi konflik dalam rumah tangga, yaitu dengan hal simpel seperti berpelukan. “Permasalahan rumah tangga ini jangan sampai didengar mertua, cukup diselesaikan di dalam tatanan rumah tangga kita. Hal simpel seperti berpelukan bisa menjadi salah satu solusi, karena berpelukan ini bisa mengontrol emosi dan menumbuhkan rasa cinta, kesalahan yang pernah dilakukan pun sebisa mungkin jangan diulang lagi” Ungkapnya.
Games Kerukunan dan Kekompakan
Pada acara kali ini tidak hanya Talk Show, panitia juga menyiapkan sesi games di luar ruangan, seperti mini outbound. Sesi games ini di laksanakan di halaman Masjid Al – Fatah Kadirojo 2, dan pada sesi ini di pandu oleh Fasilitator outbound asal Condong catur, Minggir Saryanta. Minggir memberikan games yang berhubungan dengan kekompakan, sehingga bisa membuat pasangan tambah akrab dan kompak. pada sesi ini juga diberikan door prize bagi yang tercepat menyelesaikan permainan. Outbound ini sukses membuat suasana menjadi meriah dan penuh tawa, tidak jarang banyak pasangan yang tertawa karena kebingungan menyelesaikan game – game yang diberikan dan ada tempelan sticky notes karena salah mendengarkan instruksi dari Fasilitator.

Acara di akhiri dengan makan bersama serta pembagian door prize oleh Mahfudin Rusdiyanto sebagai MC. Banyak hadiah yang dibagikan kepada peserta. Seperti peserta dengan usia pernikahan paling tua, yang membagikan momen pertama kali bertemu pasangan, dan kategori yang lain. Panitia juga memberikan hadiah utama bagi pasangan tersarimbit, yaitu bagi pasangan yang kompak serta mengenakan pakaian yang serasi serta unik.
Dewan Penasihat PC LDII Kapanewon Kalasan H. Mulyono, S. Pd., M. A menjelaskan bahwa Pengajian Sarimbit ini menjadi momentum dalam pembinaan keluarga untuk mewujudkan keluarga yang sakinah mawadah warahmah. “Pengajian Sarimbit dengan tajuk “TAMAN HATI” yang diselenggarakan oleh PC LDII Kapanewon Kalasan ini menjadi momentum yang cukup bagus dalam rangka membina keluarga untuk mewujudkan keluarga yang barokah sakinah mawadah warahmah. Dengan cerita dan nasehat yang mengangkat pengalaman riil dari narasumber menjadi inspirasi bagi para peserta yang hadir. Kegiatan seperti ini perlu dilaksanakan secara periodik.
Penulis: Ichsan R
DPW LDII DIY Lembaga Dakwah Islam Yogyakarta