PPM Ar-royan Baitul Hamdi Naungan LDII DIY Gelar Masterchef Tumpeng Festival di Gedung Serbaguna Mantrijeron

Santri PPM Ar-royan Baitul Hamdi dalam acara Masterchef Tumpeng Festival yang di gelar di Gedung Serbaguna Mantrijeron

Yogyakarta (4/1) – Pondok Pesantren Mahasiswa (PPM) Ar-Royyan Baitul Hamdi mengadakan kompetisi MasterChef bertajuk Tumpeng Festival: Highlighting Nusantara Cuisine. Acara tersebut berlangsung di Gedung Serbaguna Mantrijeron (GSM). Acara ini menjadi ajang eksplorasi kuliner Nusantara melalui kreasi tumpeng yang sarat nilai budaya dan filosofi. Kegiatan ini melibatkan sekitar 250 santri yang terbagi ke dalam 12 tim.

Ketua pelaksana Galih menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Alhamdulillah, saya sangat senang dan bangga. Acara MasterChef kali ini berjalan dengan sangat sukses dan memberikan pengalaman luar biasa bagi para santri,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa konsep acara dirancang untuk menciptakan suasana yang menyenangkan sekaligus kompetitif agar santri dapat menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam memasak.

Antusiasme santri terlihat sejak awal kegiatan. Setiap kelompok menunjukkan semangat tinggi dalam menyiapkan hidangan, mulai dari proses pengolahan masakan. Penampilan visual tumpeng merepresentasikan kekayaan kuliner Nusantara. “Respons santri sangat luar biasa. Dari masing-masing kelompok terlihat usaha maksimal, baik dari segi masakan yang disajikan maupun kostum yang dikenakan,” jelas Galih. Interaksi positif antara santri dan juri juga turut menciptakan suasana yang hangat dan penuh semangat kebersamaan.

Sarana Pembelajaran Proses

Tidak hanya berfokus pada hasil akhir, kompetisi ini juga menjadi sarana pembelajaran proses. Melalui MasterChef Tumpeng Festival, santri diajak untuk bekerja sama dalam tim, berani berkreasi, serta mengenal lebih dalam ragam kuliner tradisional Indonesia. Galih berharap kegiatan ini mampu menjadi motivasi bagi santri untuk terus mengembangkan kemampuan dan kreativitas mereka di bidang memasak.

Para Pemenang Masterchef Tumpeng Festival sesuai kategori yang telah di pilih oleh Panitia.

“Pesan saya untuk seluruh peserta adalah jangan takut untuk mencoba dan berkreasi. Memasak adalah tentang bereksperimen dan menemukan apa yang kita sukai,” tuturnya. Ia berharap pengalaman yang diperoleh dalam kegiatan ini dapat menjadi bekal berharga bagi santri, tidak hanya dalam keterampilan memasak, tetapi juga dalam membangun kepercayaan diri, kerja sama, dan kecintaan terhadap budaya Nusantara.

“Pesan saya untuk seluruh peserta adalah jangan takut untuk mencoba dan berkreasi. Memasak adalah tentang bereksperimen dan menemukan apa yang kita sukai,” tuturnya. Ia berharap pengalaman yang diperoleh dalam kegiatan ini dapat menjadi bekal berharga bagi santri, tidak hanya dalam keterampilan memasak, tetapi juga dalam membangun kepercayaan diri, kerja sama, dan kecintaan terhadap budaya Nusantara.

Writer: Rendi

Check Also

PAC LDII Sidomulyo Bersama FKPM dan Linmas Gelar Kerja Bakti Jelang Nataru

Bantul (15/12) – Melalui kolaborasi dengan Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) serta Linmas, warga …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *