Semangat Nasionalisme Berkobar Pada Upacara HUT ke-80 RI di SMP Alkarima Boarding School

SMP Alkarima
Peserta upacara merupakan siswa siswi, guru, karyawan SMP Alkarima Boarding School dan masyarakat sekitar.

Bantul (18/8). Memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, SMP Alkarima Boarding School naungan DPD LDII Bantul sukses menyelenggarakan upacara bendera dengan penuh khidmat, Minggu (17/8). Upacara dilaksanakan di halaman sekolah dan berlangsung penuh khidmat.

Upacara diikuti lebih dari 230 peserta yang terdiri dari siswa, guru, karyawan, serta masyarakat se-Kapanewon Jetis. Suasana khusyuk berpadu dengan semangat kebangsaan membuat momentum peringatan ini terasa begitu istimewa.

Upacara dipimpin langsung oleh petugas terpilih dari siswa-siswi SMP Alkarima. Keunikan tersaji ketika acara dibawakan dengan dua bahasa—Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris—menunjukkan karakter siswa yang disiplin sekaligus berwawasan global.

Tim pengibar bendera terdiri dari sembilan siswa terbaik, dengan Bilal sebagai pemimpin upacara. Bertindak sebagai pembina, Dewan Penasehat DPD LDII Bantul, Sudayat yang menyampaikan amanat dengan sangat menggugah.

SMP Alkarima
Bertindak sebagai pembina upacara, Dewan Penasehat DPD LDII Bantul, H. Sudayat.

“Tantangan zaman kini jauh lebih kompleks. Dibutuhkan jiwa kepahlawanan dan kegigihan perjuangan agar Indonesia mampu berdiri tegak dan terus melangkah maju,” tegasnya.

Kepala SMP Alkarima Boarding School, Tavif Raharja menambahkan pentingnya pendidikan yang membentuk generasi berkarakter. “Kami berharap kurikulum mampu mendidik anak-anak agar sukses di dunia, bermanfaat bagi bangsa, dan berkarakter kuat. Inilah semangat 29 karakter yang kami tanamkan di sekolah ini,” ujarnya.

Meski disibukkan dengan kegiatan padat di pondok, para siswa berlatih hingga lima kali demi tampil maksimal. Salah satu siswi, Liquisa, mengungkapkan rasa bangganya.

“Walaupun matahari terik, kami tetap bersemangat. Semoga kami bisa meneruskan perjuangan para pahlawan,” katanya penuh haru.

Rangkaian acara ditutup dengan penampilan seni tunggal serta atraksi pencaks silat Persinas ASAD yang memukau penonton. Riuh tepuk tangan dari seluruh peserta menandai betapa meriahnya suasana penutup kegiatan.

Upacara berjalan lancar, tertib, dan penuh makna. Kendati sempat ada sedikit kendala teknis, seluruh peserta tetap antusias. Kebersamaan, disiplin, dan semangat nasionalisme yang terjalin menjadi bukti nyata bahwa nilai perjuangan para pahlawan terus hidup di hati generasi muda SMP Alkarima Boarding School. (*/CH)

Check Also

Hari Santri Nasional

Peringati HSN, DPP LDII Ingatkan Peran Santri dan Adaptasi Zaman

Jakarta (24/10). Setiap tanggal 22 Oktober diperingati sebagai Hari Santri Nasional (HSN) untuk mengenang jasa para …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *