Bantul – Pimpinan Cabang (PC) LDII Kapanewon Banguntapan mengadakan pelatihan keterampilan bagi para remaja. Pelatihan ini mencakup pembuatan mie ayam dan menjahit. Kegiatan ini berlangsung di Masjid LDII Sunten Permai, yang berada di Sorowajan, Banguntapan, Bantul, pada hari Minggu (16/2/2025), mulai pukul 08.30 hingga 11.00 WIB.

Pelatihan ini diikuti oleh sekitar 50 Peserta dan dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama bertempat di lantai satu dan diperuntukkan bagi remaja putra, dengan fokus pada tata cara membuat mie ayam. Narasumber secara langsung mempraktikkan cara pembuatan mie ayam, dan peserta diberikan kesempatan untuk mencoba sendiri. Sementara itu, sesi kedua berlangsung di lantai dua dan ditujukan bagi remaja putri. Sesi ini berisi pengenalan alat-alat menjahit, teknik dasar menjahit, serta praktik langsung. Para peserta remaja putri mempraktikkan keterampilan dasar. Keterampilan ini seperti memasang berbagai jenis kancing, menambal sobekan kain, serta menyambungkan dua lembar kain dengan teknik menjahit yang benar.
Rusli Ibrahim, S.H., selaku dewan penasihat PC LDII Kapanewon Banguntapan, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membangun karakter luhur. Selain itu, kegiatan ini juga menanamkan nilai-nilai kemandirian pada remaja. “Kegiatan kemandirian ini merupakan pembinaan remaja putra dan putri untuk penanaman karakter luhur dan juga melatih kemandirian agar bisa menghadapi tantangan dan bersaing dalam dunia kerja maupun dalam kehidupan di jenjang selanjutnya,” ujarnya.

Saat ini merupakan era penerapan keterampilan, bukan sekadar penyampaian teori. Oleh karena itu, penting bagi generasi muda untuk mempraktikkan dan mengasah berbagai keterampilan sesuai dengan minat dan perkembangan zaman. Keterampilan ini tidak hanya bermanfaat dalam kehidupan dunia, tetapi juga dapat menjadi bekal untuk kehidupan yang lebih baik di masa depan.
Dengan adanya pelatihan seperti ini, diharapkan para remaja dapat mengembangkan keterampilan praktis yang berguna dalam kehidupan sehari-hari serta memiliki bekal yang cukup untuk menghadapi persaingan di dunia kerja. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi para remaja untuk meningkatkan kreativitas dan kepercayaan diri dalam mengasah kemampuan mereka.
DPW LDII DIY Lembaga Dakwah Islam Yogyakarta