Wabah PMK Merebak Tak Surutkan Warga LDII Gunungkidul Berkurban, Sembelih 108 Sapi dan 160 Kambing

LDII Gunungkidul
DPD LDII Kabupaten Gunungkidul melakukan penyembelihan hewan kurban, Minggu (10/7/2022). Jumlah hewan kurban se-Kabupaten Gunungkidul terdiri dari 108 ekor sapi dan 160 ekor kambing.

Gunungkidul (11/7) – DPD LDII Kabupaten Gunungkidul secara serentak melakukan pemotongan hewan kurban hingga tingkat PAC pada Minggu (10/7/2022). Jumlah hewan kurban se-Kabupaten Gunungkidul terdiri dari 108 ekor sapi dan 160 ekor kambing.

Di tengah maraknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), penyembelihan hewan kurban hingga tingkat PAC merupakan capaian yang sangat baik. Tidak hanya sekedar capaian, namun pemahaman ibadah kurban juga meningkat. Dampaknya, ibadah kurban tidak hanya menjadi rutinitas namun penanaman dan pemahaman ibadah kurban perlu mendapatkan perhatian dari semua kalangan.

Kurban bagi umat Islam merupakan wujud ketakwaan, sebagaimana Nabi Ibrahim AS dengan tulus ikhlas melaksanakan perintah Allah untuk menyembelih anaknya Nabi Ismail AS. Berkurban dari sisi individu dan sosial yang luar biasa itu jangan sampai terhalang oleh wabah virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Sebagai ormas Islam, LDII mengajak umat Islam untuk selalu mematuhi aturan atau protokol wabah dan diharapkan selalu berkoordinasi dengan dinas terkait dalam mencari dan menyembelih hewan kurban.

DPD LDII Kabupaten Gunungkidul dalam melaksanakan ibadah kurban juga mengajak dan mengimbau warganya agar menaati peraturan yang telah disampaikan oleh DPP sebagai langkah untuk menjaga kesehatan hewan kurban di tengah wabah PMK.

“Berkurban merupakan ibadah bagi umat Islam, tentunya ini merupakan ibadah besar bagi umat Islam di seluruh dunia. Dengan momentum ini mari kita tingkatkan kerukunan, kekompakan sesama warga, saling membantu sesama dan membantu perekonomian warga yang kurang mampu,” ungkap Ketua DPD LDII Kabupaten Gunungkidul Wahono Budi Rustanto, S.Pd.

Lebih lanjut disampaikan Wahono, ibadah kurban merupakan bentuk ibadah yang pahalanya besar, karena itu umat Islam berupaya untuk bisa melaksanakannya. Kurban sebagai bukti ketaqwaan manusia kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus untuk merajut kesholihan sosial dan cinta kepada sesama.

“Walaupun tingkat ekonomi masyarakat menurun sabagai dampak pandemi Covid-19 yang belum sepenuhnya berakhir, ibadah kurban tahun ini relatif meningkat,” pungkasnya. (ginowe)

Check Also

PC LDII Tarakan Timur

Pererat Silaturahim, Wali Kota Tarakan Safari Ramadan di Masjid Baitul Nurkholis Naungan LDII Tarakan Timur

Tarakan (15/3). Pemerintah Kota Tarakan kembali melaksanakan kegiatan Safari Ramadan 1447 H/2026 M. Kali ini, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *