
Sleman (8/10). Pembinaan generasi muda tidak berhenti pada pendidikan, tetapi juga mencakup pendampingan dalam mempersiapkan kehidupan berkeluarga. DPW LDII DIY menghadirkan kegiatan “Titik Temu” bertema “Menghubungkan Hati dalam Bingkai Syari”, berlangsung di Youth Centre, Sleman pada Minggu (4/10/2026).
Melalui kegiatan Titik Temu, LDII DIY berupaya menghadirkan ruang bagi generasi penerus (generus) usia nikah untuk saling mengenal, memperluas jejaring, dan membangun hubungan sesuai syariat Islam. Kegiatan Titik Temu merupakan program tahunan DPW LDII DIY sebagai bentuk pembinaan dan pendampingan generus hingga memasuki jenjang pernikahan.
Wakil Ketua DPW LDII DIY, Qomaruddin, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab organisasi dalam mendampingi generus, termasuk ketika mereka mulai mempersiapkan kehidupan rumah tangga. “Setiap tahun kami adakan dan ini menjadi bentuk tanggung jawab organisasi untuk meramut mereka sampai nantinya menikah,” ujar Qomar.
Menurutnya, Titik Temu juga menjadi upaya menyediakan ruang pergaulan yang positif bagi generus usia nikah. Melalui kegiatan ini, generus diharapkan dapat membangun relasi dan memperluas perkenalan dengan sesama generus tanpa meninggalkan nilai-nilai syariat.

Qomar menilai pembinaan tersebut penting di tengah berbagai tantangan pergaulan yang dihadapi generasi muda. Karena itu, LDII berupaya menghadirkan kegiatan yang dapat mengarahkan generus untuk membangun hubungan secara bertanggung jawab.
“Kegiatan ini sebagai upaya kami agar generasi penerus LDII tidak terjebak dalam aktivitas-aktivitas di luar yang banyak terjadi, terutama di kalangan anak muda, seperti hubungan bebas yang sampai menimbulkan hamil di luar nikah atau kumpul kebo,” jelasnya.
Selain menjadi sarana pembinaan, Titik Temu bertujuan memperluas jejaring antargenerus LDII. Kesempatan untuk bertemu dan saling mengenal diharapkan membuka ruang bagi peserta untuk membangun hubungan yang lebih positif dan melanjutkan proses perkenalan secara baik.
“Kami ingin membangun jejaring yang lebih luas antara generasi penerus LDII agar mereka bisa membangun jaringan yang lebih luas lagi. Harapan kami nantinya mereka bisa mewujudkan hubungan yang jauh lebih positif,” katanya.
Qomar berharap, interaksi dalam kegiatan tersebut dapat membantu peserta membangun kesepahaman sebagai bekal menuju kehidupan berkeluarga. Ia juga berharap proses perkenalan yang terjalin dapat berlanjut ke hubungan yang lebih serius hingga pernikahan.
“Harapan saya, teman-teman yang ikut kegiatan ini nantinya bisa membangun kesepahaman yang jauh lebih luas lagi, sehingga nantinya akan berujung pada pernikahan yang terwujud dengan sakinah, mawaddah, warahmah, dan barokah,” pungkasnya.
Melalui Titik Temu, pembinaan generus usia nikah diharapkan dapat berlangsung secara berkelanjutan. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang untuk mempererat silaturahim, memperluas jejaring, dan membantu generus mempersiapkan diri membangun keluarga yang harmonis sesuai tuntunan agama.
DPW LDII DIY Lembaga Dakwah Islam Yogyakarta