Ketua DPW LDII DIY Dorong Mahasiswa Baru Aktif Akses Informasi di Era Digital

Atus Syahbudin Buka Acara Akrab Muda 2026 dan Memberikan beberapa wejangan kepada Mahasiswa Baru 2026
Atus Syahbudin Buka Acara Akrab Muda 2026 dan Memberikan beberapa wejangan kepada Mahasiswa Baru 2026

Sleman (24/10) — Ketua DPW LDII Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Atus Syahbudin, mendorong mahasiswa baru untuk lebih aktif mencari dan memanfaatkan informasi yang dapat mendukung pengembangan diri, terutama peluang beasiswa dan pendidikan ke luar negeri. Pesan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Akrab Muda 2026 di Proklim Utama Sangurejo, Sabtu (24/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung pada 24 – 25 Oktober 2026 tersebut diikuti mahasiswa LDII dari berbagai wilayah di DIY. Dalam sambutannya, Atus menyoroti kesenjangan informasi sebagai salah satu faktor yang dapat membedakan peluang seseorang dalam meraih cita-cita.

Menurutnya, kemudahan akses informasi melalui telepon genggam belum tentu membuat seseorang mengetahui berbagai kesempatan yang tersedia. Kebiasaan menggunakan perangkat digital tanpa tujuan yang jelas dapat membuat mahasiswa melewatkan informasi penting, termasuk kesempatan memperoleh beasiswa, mengikuti program pertukaran pelajar, maupun mengembangkan kompetensi.

Alumni S2 dan S3 Ehime University Jepang ini mencontohkan bagaimana algoritma pada platform digital cenderung menyajikan konten sesuai dengan kebiasaan pencarian penggunanya. Karena itu, mahasiswa perlu lebih sadar dalam menentukan informasi yang dicari dan dikonsumsi setiap hari.

“Ingat ya, kesenjangan informasi itu fatal,” ujar Atus.

Ia juga membagikan pengalaman pribadinya ketika masih bersekolah. Saat itu, ia memiliki teman yang mengikuti program pertukaran pelajar ke Australia dan Jepang, sementara dirinya tidak mengetahui adanya kesempatan serupa. Pengalaman tersebut menjadi pelajaran bahwa peluang dapat terlewat bukan hanya karena keterbatasan kemampuan, tetapi juga karena kurangnya informasi.

Selain menekankan pentingnya mencari informasi, Atus mengingatkan mahasiswa agar tidak berhenti pada tahap mengetahui peluang. Cita-cita perlu diikuti tindakan nyata atau eksekusi yang konsisten.

Dorong Mahasiswa untuk Belajar Sungguh – sungguh dan Meningkatkan Prestasi Akademik

Mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri, misalnya, perlu mempersiapkan kemampuan bahasa asing, memperkaya kosakata, dan membangun kebiasaan belajar. Menurutnya, keinginan saja tidak cukup tanpa usaha yang terarah untuk mencapainya.

“Punya keinginan boleh. Punya cita-cita juga boleh. Tetapi ingat, setiap orang itu harus aksi untuk menggapainya. Kesenjangan eksekusi adalah pembeda,” jelasnya kemudian.

Dosen Fakultas Kehutanan UGM ini selanjutnya menjelaskan dua hal lain yang perlu diperhatikan mahasiswa, yakni kesenjangan kompetisi dan kesenjangan jejaring. Ia mendorong mahasiswa untuk belajar dengan sungguh-sungguh, meningkatkan prestasi akademik, serta membangun hubungan baik dengan sesama mahasiswa, dosen, panitia, dan pemateri.

Ia turut mengingatkan bahwa kesempatan menempuh pendidikan merupakan tanggung jawab yang perlu dijalani dengan serius. Usaha mahasiswa dalam meraih prestasi juga menjadi salah satu bentuk penghargaan terhadap perjuangan orang tua yang mendukung pendidikan mereka.

Menutup sambutannya, Atus membagikan perjalanan pendidikannya dari bidang Kehutanan di Universitas Gadjah Mada hingga melanjutkan studi di Ehime University, Jepang. Ia juga menceritakan bahwa dirinya berasal dari keluarga sederhana, dengan ibu yang bekerja sebagai penjahit dan ayah sebagai tukang batu.

Pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa latar belakang bukan satu-satunya penentu masa depan. Mahasiswa perlu menentukan tujuan, mencari informasi yang relevan, mengambil tindakan nyata, meningkatkan kemampuan, membangun jejaring, serta mengiringi usaha dengan doa.

“Saya sangat bersyukur kepada adik-adik yang sudah datang ini, alhamdulillah. Semoga Allah memudahkan kalian dalam menggapai cita-cita, sukses di dunia,” tutup Atus.

Melalui Akrab Muda 2026, mahasiswa baru LDII di DIY diharapkan dapat memanfaatkan masa perkuliahan untuk memperluas wawasan, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan diri dalam meraih cita-cita.

Penulis: Zula

Check Also

LDII DIY

LDII DIY Dampingi Generasi Muda Persiapkan Diri Menuju Pernikahan

Sleman (8/10). Pembinaan generasi muda tidak berhenti pada pendidikan, tetapi juga mencakup pendampingan dalam mempersiapkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *