Beri Motivasi Ibadah dan Pengenalan Program Organisasi, LDII DIY Gelar Pengajian Online

LDII DIY
Ketua DPW LDII DIY Ir. Atus Syahbudin, S.Hut., M.Agr., Ph.D., IPU. saat memberikan pemaparan pada pengajian online yang diikuti pengurus LDII se-DIY dan seluruh warga LDII DIY, Kamis (29/8/2024).

Sleman (29/8) – Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) DIY, menggelar pengajian online pada Kamis (29/8/2024). Acara ini dilaksanakan dari studio pusat Grha Cendekia, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta, dan diikuti seluruh warga dan pengurus LDII se-DIY yang tersebar di 250 titik studio mini.

Peserta yang berada di studio utama terdiri dari Dewan Penasihat dan Pengurus Harian DPW LDII DIY. Adapun peserta yang mengikuti di studio mini terdiri dari pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII kabupaten/kota se-DIY, pengurus Pimpinan Cabang (PC) LDII kapanewon/kemantren se-DIY, pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII kalurahan se-DIY, dan seluruh warga LDII.

Ketua Dewan Penasihat DPW LDII DIY Drs. H. Sudiyarto, M.Acc. mengingatkan kepada seluruh peserta bahwa kewajiban manusia di dunia ini untuk beribadah kepada Allah. Dalam melaksanakan ibadah, harus dilakukan sampai matinya masing-masing. “Dalam Alquran Surat Al-Hijr ayat 99, Allah SWT berfirman Wa’bud rabbaka kḥattā ya`tiyakal-yaqīn. Artinya dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal),” ungkapnya.

Ditambahkan H. Sudiyarto, setiap manusia yang hidup di dunia pasti akan mati. Saat jenazah diantar ke makam untuk dikubur, ada 3 hal yang menyertainya, yakni harta, kerabat dan amalan. Yang pertama dan kedua akan kembali ke dunia, sedangkan yang ketiga (yakni amalan) akan menyertai jenazah. Menyikapi hal ini, H. Sudiyarto menegaskan agar selagi manusia masih hidup di dunia, hendaklah memperbanyak melakukan amalan yang baik. “Amalan ini yang akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah,” tegasnya.

Pada kesempatan ini, Ketua DPW LDII DIY, Ir. Atus Syahbudin, S.Hut., M.Agr., Ph.D., IPU. memperkenalkan daftar pengurus harian DPW LDII DIY periode 2021-2026. Selain itu, Atus juga menjabarkan 8 bidang pengabdian LDII untuk bangsa. Adapun 8 bidang ini meliputi bidang kebangsaan, bidang keagamaan, bidang ekonomi, bidang pendidikan, bidang pangan dan lingkungan, bidang kesehatan alami, bidang teknologi digital dan bidang energi baru terbarukan.

“Setiap wilayah diharapkan dapat menindaklanjuti bidang ini sesuai dengan kondisi dan potensi masing-masing,” kata Atus yang juga dosen Fakultas Kehutanan UGM.

Beberapa bidang sudah diterapkan di beberapa wilayah. Untuk bidang kebangsaan, beberapa pondok pesantren naungan DPW LDII DIY menggelar upacara memperingati 17 Agustus. Untuk bidang keagamaan, beberapa guru pondok pesantren mendapatkan beasiswa dari Kanwil Kemenag DIY.

Bidang pangan dan lingkungan, DPW LDII DIY membina kampung program kampung iklim (ProKlim) Sangurejo, yang berada di Padukuhan Sangurejo RT 03 RW 28, Wonokerto, Turi, Sleman. “Masih banyak lagi capaian di beberapa wilayah dalam rangka tindak lanjut 8 bidang pengabdian di atas,” pungkasnya.

Check Also

Tim Rukyatul Hilal DPW LDII DIY mengikuti pengamatan hilal syawal di POB Syech Bela Belu

LDII DIY Laksanakan Pengamatan Hilal 1 Syawal 1447 H di Bantul, Hilal Belum Terlihat

Bantul (20/3) — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) turut berpartisipasi dalam …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *