
Yogyakarta (25/7). Delapan bidang pengabdian Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) selama periode 2021-2026 menjadi bagian dari kontribusi organisasi dalam mendukung terwujudnya visi Pancamulia DIY. Program tersebut mencakup pendidikan, kebudayaan, lingkungan, ekonomi, serta penguatan tata kelola dan kolaborasi kelembagaan.
Ketua DPW LDII DIY Atus Syahbudin mengatakan, berbagai program yang dijalankan LDII DIY diarahkan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung agenda pembangunan daerah. “Kami ingin kontribusi LDII DIY tidak berhenti sebagai agenda organisasi, tetapi menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk mendukung terwujudnya Pancamulia DIY melalui penguatan kualitas SDM, pelestarian budaya, ketahanan lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Kontribusi pada bidang Mulia Pendidikan diwujudkan melalui pengembangan sekolah dan pesantren berbasis boarding school, penguatan 29 Karakter Luhur, Satuan Komunitas (SAKO) Pramuka berbasis masjid, serta pengembangan kapasitas dosen. Program tersebut diarahkan untuk membentuk generasi yang memiliki kompetensi akademik sekaligus karakter dan nilai religius.
Pada bidang Mulia Kebudayaan, LDII DIY menjalankan pembinaan keagamaan dan karakter, penguatan wawasan kebangsaan, peringatan Hari Kemerdekaan dan Hari Santri, hingga kegiatan gotong-royong. Sementara Mulia Lingkungan diperkuat melalui Program Kampung Iklim (ProKlim), 313 Kelompok Sedekah Sampah Berbasis Masjid, gerakan pengelolaan sampah, konservasi air, penghijauan, hingga pemanfaatan energi tenaga surya.
Adapun Mulia Ekonomi didorong melalui pengembangan KSPPS, BMT, koperasi pondok pesantren, kewirausahaan santri, dan literasi keuangan syariah. Sedangkan dukungan terhadap Mulia Tata Kelola Pemerintahan dan Kelembagaan diwujudkan melalui kolaborasi dengan Pemerintah Daerah DIY, BRIN, DLHK DIY, Bank Syariah Indonesia, perguruan tinggi, serta berbagai organisasi dan pemangku kepentingan.
“Melalui delapan bidang pengabdian ini, kami berupaya memperkuat kolaborasi dan menghadirkan program yang selaras dengan kebutuhan masyarakat. Harapannya, LDII DIY dapat terus menjadi bagian dari gerakan bersama untuk mewujudkan Pancamulia DIY,” kata Atus.
Kontribusi tersebut menjadi salah satu agenda yang dibawa dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII LDII DIY. Forum tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat program unggulan, memperluas kolaborasi, dan merumuskan langkah strategis organisasi agar semakin berkontribusi terhadap pembangunan DIY yang berkelanjutan dan berorientasi pada kemanfaatan publik.
DPW LDII DIY Lembaga Dakwah Islam Yogyakarta