MPLS Day 4: Koramil Jetis Tanamkan Jiwa Disiplin dan Semangat Bela Negara kepada Siswa Baru SMP Alkarima Boarding School

SMP Alkarima Boarding School
Siswa SMP Alkarima Boarding School belajar baris berbaris.

Bantul (17/7). Suara aba-aba yang lantang, langkah kaki yang serempak, dan semangat para peserta didik baru mewarnai hari keempat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah di SMP Alkarima Boarding School. Melalui kolaborasi bersama Koramil 09/Jetis Kodim 0729/Bantul, sekolah menghadirkan pembekalan Bela Negara dan Peraturan Baris Berbaris (PBB) sebagai bagian dari upaya membentuk karakter siswa yang disiplin, tangguh, dan bertanggung jawab, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan ini menghadirkan Bati Tuud Koramil 09/Jetis, Peltu Yon Purnomo, bersama Babinsa Kalurahan Sumberagung, Serma Agus Haryono. Tidak hanya diikuti oleh peserta MPLS, kegiatan ini juga melibatkan siswa kelas VIII dan IX sehingga suasana lapangan sekolah dipenuhi semangat kebersamaan.

Mengawali kegiatan, Peltu Yon Purnomo membagikan pengalaman selama bertugas sebagai prajurit TNI. Melalui kisah tersebut, ia menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta pentingnya menghargai waktu sebagai bekal untuk meraih keberhasilan. Pesan-pesan yang disampaikan mengingatkan para siswa bahwa kesuksesan tidak lahir secara instan, melainkan dibangun melalui kebiasaan baik yang dilakukan secara konsisten setiap hari.

Setelah sesi motivasi, seluruh peserta mengikuti praktik PBB yang dipandu langsung oleh Serma Agus Haryono. Dimulai dari gerakan dasar seperti sikap sempurna, penghormatan, hadap kanan, hadap kiri, hingga balik kanan, para siswa mengikuti setiap aba-aba dengan penuh konsentrasi. Meski baru pertama kali mempraktikkan beberapa gerakan, mereka tampak antusias, kompak, dan terus berusaha menyempurnakan setiap instruksi yang diberikan.

SMP Alkarima Boarding School
Latihan PBB oleh Koramil 09/Jetis berlangsung di halaman sekolah.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan materi Bela Negara, yang mengajak siswa memahami bahwa mencintai Indonesia dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Datang ke sekolah tepat waktu, menaati tata tertib, menghormati guru, menjaga persatuan, serta menolak segala bentuk perundungan (bullying) merupakan contoh nyata sikap bela negara yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah.

Hal tersebut juga dirasakan oleh salah satu peserta MPLS, Rizqy Fitri Altamis Hail. Menurutnya, materi yang disampaikan memberikan pemahaman bahwa bela negara tidak selalu identik dengan mengangkat senjata, tetapi dimulai dari sikap saling menghargai dan menjadi pribadi yang bermanfaat.

“Saya jadi memahami bahwa bela negara bisa dimulai dari hal-hal sederhana, seperti tidak membully teman, menghormati guru, menaati peraturan sekolah, dan terus belajar dengan sungguh-sungguh. Kalau ada teman yang nilainya lebih baik, kita tidak perlu iri atau mengejek, tetapi menjadikannya motivasi untuk terus berusaha,” ungkap Rizqy.

Melalui kegiatan ini, SMP Alkarima Boarding School berharap peserta didik baru tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga menumbuhkan karakter disiplin, cinta tanah air, dan semangat kebersamaan sebagai bekal menjadi generasi yang berakhlak mulia, berprestasi, serta siap memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.

Check Also

LDII Mengikuti Gerakan Jum'at Bersih yang di selenggarakan DLH Kabupaten Gunungkidul

LDII Gunungkidul Ikut Perkuat Gerakan Jumat Bersih untuk Mewujudkan Lingkungan Bebas Sampah

Gunungkidul (17/7) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Gunungkidul berpartisipasi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *