LDII DIY Perkuat Pendidikan Karakter Generasi Muda Lewat 42 Gudep Sako Pramuka

Berfoto Bersama Peserta usai Pembukaan Kemah Santri Sako SPN 2025
Berfoto Bersama Peserta usai Pembukaan Kemah Santri Sako SPN 2025

Yogyakarta (25/7). Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memperkuat peran dalam pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka. Hingga kini, terdapat 42 Gugus Depan (Gudep) Satuan Komunitas (Sako) Sekawan Persada Nusantara (SPN) yang tersebar di berbagai wilayah DIY, sekaligus menjadi wadah pembentukan karakter dan kepedulian lingkungan generasi muda.

Ketua DPW LDII DIY Atus Syahbudin mengatakan, Gerakan Pramuka menjadi salah satu sarana strategis untuk membentuk generasi muda yang memiliki karakter, kemandirian, kepemimpinan, dan kepedulian sosial. “Melalui Sako SPN, kami mendorong generasi muda tidak hanya memiliki kecakapan akademik, tetapi juga karakter luhur, kemampuan bekerja sama, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.

Selain mengembangkan 42 Gudep Sako SPN, LDII DIY juga aktif dalam kegiatan Saka Wanabakti dan Saka Kalpataru, khususnya dalam pengembangan dan pendampingan Program Kampung Iklim (ProKlim). Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari upaya mengenalkan isu pelestarian lingkungan kepada generasi muda melalui kegiatan kepramukaan.

Peran tersebut semakin diperkuat dengan posisi Ketua DPW LDII DIY sebagai Andalan Urusan (Andu) Lingkungan Hidup Kwarda DIY. Posisi ini menjadi ruang untuk memperkuat sinergi antara gerakan kepanduan, pendidikan karakter, dan gerakan pelestarian lingkungan.

“Pramuka memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi yang tangguh dan peduli terhadap persoalan bangsa. Karena itu, keterlibatan dalam Saka Wanabakti, Saka Kalpataru, maupun pengembangan ProKlim kami dorong sebagai bagian dari pendidikan karakter sekaligus pembelajaran langsung tentang pentingnya menjaga lingkungan,” kata Atus.

Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan, LDII DIY akan terus mendorong penguatan peran generasi muda melalui Gerakan Pramuka, baik dalam pembentukan karakter maupun kepedulian terhadap lingkungan. Kolaborasi Sako SPN, Saka Wanabakti, dan Saka Kalpataru diharapkan mampu melahirkan generasi yang mandiri, berjiwa kepemimpinan, serta memiliki kesadaran kuat untuk menjaga kelestarian lingkungan dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Check Also

SMA Insan Mulia Boarding School

Pengabdian LDII DIY, Membangun Generasi Profesional Religius melalui Pendidikan dan Pembinaan Karakter Luhur

Yogyakarta (23/7). Menjelang Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII LDII Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), berbagai program pengabdian …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *