
Yogyakarta (25/7) – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII DPW LDII Daerah Istimewa Yogyakarta yang akan digelar pada Minggu (26/7), berbagai persiapan telah memasuki tahap akhir. Gedung Serbaguna Mantrijeron atau yang biasa disingkat GSM menjadi menjadi lokasi penyelenggaraan agenda lima tahunan tersebut.
Gedung yang merupakan kantor sekretariat DPW LDII DI Yogyakarta ini diresmikan secara langsung oleh KH Chriswanto Santoso pada Oktober tahun lalu ketika beliau menjabat sebagai Ketua Umum DPP LDII. Peresmian tersebut bersamaan dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi Wilayah LDII DIY.
H Gatot Wardoyo sebagai sekretaris DPW LDII mengatakan Keberadaan Gedung Serbaguna Mantrijeron menjadi tonggak baru bagi pengembangan organisasi di DIY. “kantor sekretariat baru menjadi tonggak baru bagi DPW LDII DIY dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang modern, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kinerja” jelasnya. Selain berfungsi sebagai pusat administrasi dan koordinasi kepengurusan, gedung ini juga dirancang sebagai sarana penyelenggaraan berbagai kegiatan. Kegiatan tersebut meliputi pelatihan, seminar, pengajian, hingga agenda berskala besar seperti Rapat Koordinasi Wilayah LDII DIY.
Kompleks Gedung Serbaguna Mantrijeron memiliki fasilitas yang tergolong lengkap. Bangunan utama terdiri dari 3 lantai, dengan lantai dasar atau basement digunakan sebagai parkir kendaraan yang cukup luas. Di lantai satu ada beberapa ruangan yang dipergunakan sebagai sekretariat pengurus dan juga Meeting room berkapasitas kecil hingga sedang. Di lantai 3 terdapat aula yang cukup luas dengan desain yang modern, bisa menampung hingga 250 orang. Selain bangunan utama, pada kompleks area sekretariat DPW LDII ini terdapat bangunan musala dan tempat parkir luar yang cukup luas. Lokasinya juga strategis di kelilingi oleh restoran, cafe di tengah kota Yogyakarta dan menjadi destinasi wisata warga dari mancanegara.
Persiapan Akhir Muswil VIII LDII DIY
Semenjak peresmiannya di Oktober tahun lalu, banyak kegiatan yang terlaksana di Gedung Serbaguna Matrijeron ini. Kegiatan ini mencakup tingkat DPP LDII hingga tingkat PAC. Ditingkat DPP dari Biro Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat pernah mengadakan “Workshop Generasi Tangguh Finansial” yang mengundang pengusaha dan content creator Hasan Sule.

Memasuki H-1 Muswil VIII ini, persiapan akhir oleh panitia tampak dari kesibukan di area Gedung. Panita menyiapkan berbagai fasilitas untuk menunjang kelancaran acara muswil besok. Fasilitas tersebut seperti ruang penerima tamu, ruang sekretariat, pengaturan alur kedatangan peserta dan tamu undangan. Persiapan tersebut dilakukan untuk memberikan kenyamanan sekaligus mendukung kelancaran jalannya persidangan Muswil.
Muswil VIII DPW LDII DIY ini menjadi momentum penting untuk evaluasi program yang telah terlaksana selama 5 tahun ini serta menyusun arah kebijakan organisasi kedepan. Dengan seluruh persiapan yang telah memasuki tahap akhir, panitia optimistis pelaksanaan Muswil dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan LDII di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Penulis: Ichsan
DPW LDII DIY Lembaga Dakwah Islam Yogyakarta