Muswil VIII, Ketua LDII DIY Dorong Program Organisasi Berkontribusi pada Pembangunan Berkelanjutan

Muswil VIII LDII DIY Dorong Sinergi Panca Mulia dan SDGs Menuju Indonesia Emas 2045
Muswil VIII LDII DIY Dorong Sinergi Panca Mulia dan SDGs Menuju Indonesia Emas 2045

Yogyakarta (26/7). Ketua DPW LDII Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Atus Syahbudin, menegaskan komitmen LDII DIY untuk menyelaraskan program kerja organisasi dengan visi pembangunan Pemerintah Daerah DIY melalui Pancamulia serta tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Komitmen tersebut disampaikan saat memberikan sambutan dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII LDII DIY di Gedung Serbaguna Mantrijeron, Yogyakarta, Minggu (26/7).

Dalam sambutannya, Atus memperkenalkan Gedung Serbaguna Mantrijeron sebagai simbol semangat inovasi sekaligus kepedulian terhadap lingkungan. Ia menjelaskan, gedung tersebut memiliki konstruksi jembatan tanpa tiang penyangga di bagian tengah. Jembatan ini dirancang oleh arsitek dari kalangan warga LDII yang berpengalaman membangun jembatan di Papua.

“Di gedung ini ada jembatan yang tidak memiliki sungai. Desain tersebut dibuat untuk menjaga keamanan struktur bangunan, khususnya menghadapi potensi gempa di Yogyakarta,” ujarnya.

Konsep Ramah Lingkungan pada Fasad Bangunan Gedung Serbaguna Mantrijeron

Selain desain bangunan yang unik, Atus juga memaparkan penerapan konsep ramah lingkungan melalui sistem pemanenan air hujan. Air yang ditampung dari atap gedung dimanfaatkan untuk kebutuhan wudhu dan sanitasi, sementara cadangan air lainnya berasal dari bak penampungan kedua sebelum menggunakan air sumur.

“Ini merupakan ikhtiar kami dalam mendukung kehidupan yang berkelanjutan agar bumi tetap sehat, hijau, dan lestari,” katanya.

Menurut Atus, Muswil VIII menjadi momentum bagi LDII DIY untuk memperkuat kontribusi organisasi dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Program-program pengabdian LDII akan dipadukan dengan Panca Mulia yang menjadi arah pembangunan Pemerintah Daerah DIY serta target-target SDGs.

Peserta Muswil VIII LDII DI Yogyakarta yang mengikuti mulai dari Tingkat Dewan Pimpinan Daerah hingga Pimpinan Cabang
Peserta Muswil VIII LDII DI Yogyakarta yang mengikuti mulai dari tingkat Dewan Pimpinan Daerah hingga Pimpinan Cabang

Kontribusi LDII DIY Melalui Pancamulia

Pada bidang Mulia Kebudayaan, LDII mendukung pelestarian budaya melalui peringatan Hari Santri, pembinaan karakter religius, penguatan tata krama khas Yogyakarta, pengajian menggunakan penjelasan Al-Qur’an dan Al-Hadis berbahasa Jawa, hingga pelestarian seni budaya dan pencak silat.

Sementara pada Mulia Pendidikan, selama lima tahun terakhir LDII DIY telah mengembangkan lembaga pendidikan mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas yang tersebar di berbagai wilayah DIY. Model pendidikan yang dikembangkan mengintegrasikan sistem boarding school dengan pembinaan karakter melalui 29 karakter luhur LDII dan kegiatan Pramuka berbasis masjid.

“Kami ingin membentuk generasi yang unggul secara akademik sekaligus memiliki karakter yang kuat,” ungkap Atus.

Pada aspek Mulia Lingkungan, LDII DIY terus mengembangkan Program Kampung Iklim (ProKlim). Kampung ProKlim Sangurejo yang telah meraih kategori Utama sejak 2024 kini diusulkan naik menjadi kategori ProKlim Lestari pada 2026.

“Kami berharap Kampung ProKlim Sangurejo dapat menjadi ProKlim Lestari pertama di DIY yang diinisiasi bersama LDII,” ujarnya.

Di bidang Mulia Ekonomi, LDII DIY menggandeng berbagai pihak untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. Program yang dijalankan meliputi kerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI), pengembangan Baitul Maal wa Tamwil (BMT), koperasi syariah (KSPPS), serta edukasi literasi keuangan kepada warga.

Selain itu, pondok pesantren di lingkungan LDII juga didorong untuk membangun kemandirian ekonomi sehingga mampu mencetak santri yang produktif.

Pada bidang Mulia Tata Kelola Pemerintahan dan Kelembagaan, Atus menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin dengan berbagai organisasi kemasyarakatan di DIY. Menurutnya, kolaborasi lintas organisasi menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah.

Harapan Bagi Pengurus Periode Selanjutnya

Menutup sambutannya, Atus menyampaikan harapan agar kepengurusan LDII DIY lima tahun ke depan semakin mampu menyelaraskan seluruh program organisasi dengan prioritas pembangunan Pemerintah Daerah DIY maupun agenda pembangunan berkelanjutan di tingkat global.

“Kami ingin program-program LDII benar-benar selaras dengan Panca Mulia Pemda DIY sekaligus mendukung pencapaian SDGs. Dengan demikian, kontribusi LDII bagi masyarakat, daerah, dan bangsa dapat semakin nyata dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” tutupnya.

Penulis: Hafida

Check Also

Sambutan Ketua Umum DPP LDII, KH Dody Taufiq Wijaya pada Media Gathering Pra Muswil VIII LDII DIY

Media Gathering Pramuswil, DPP LDII Apresiasi Implementasi Ekoteologi LDII DIY

Sleman (25/7) – Ketua Umum DPP LDII H. Dody Taufiq Wijaya mengapresiasi keberhasilan DPW LDII …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *