Atus Syahbudin Dorong Program Kerja DPW LDII DIY Berbasis Permasalahan Aktual

Atus Syahbudin saat memimpin Musyawarah Pengurus DPW LDII DIY di Aula PPM Grha Cendekia
Atus Syahbudin saat memimpin Musyawarah Pengurus DPW LDII DIY di Aula PPM Grha Cendekia

Sleman (31/10). Ketua DPW LDII Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Atus Syahbudin, mendorong jajaran pengurus menyusun program kerja berdasarkan permasalahan aktual di masyarakat. Program tersebut perlu disusun secara terukur dengan mempertimbangkan ketersediaan sumber daya manusia (SDM), anggaran, dan waktu pelaksanaan.

Hal tersebut disampaikan Atus saat memberikan arahan dalam Musyawarah Pengurus DPW LDII DIY di Aula PPM Grha Cendekia, Depok, Sleman, Sabtu (31/10/2026). Ia menegaskan, program kerja sebaiknya tidak sekadar menjadi daftar kegiatan rutin, tetapi menjadi langkah konkret untuk menjawab persoalan yang dihadapi saat ini.

Menurut Atus, permasalahan muncul dari kesenjangan antara kondisi ideal yang diharapkan dengan kenyataan di lapangan. Karena itu, pengurus perlu mengidentifikasi persoalan, menentukan prioritas, serta mengukur kemampuan organisasi dalam menyelesaikannya.

“Masalah adalah selisih antara idealisme dengan kenyataan hari ini. Dari masalah itu, kita batasi mana yang akan diselesaikan dengan mempertimbangkan anggaran, SDM, dan waktu,” ujarnya.

Ia menyarankan agar penyusunan program kerja dilengkapi dengan analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats (SWOT). Analisis tersebut dapat membantu pengurus memetakan kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan organisasi sebelum menentukan langkah strategis.

Selain itu, setiap program perlu memiliki indikator capaian yang jelas dan disusun berdasarkan target tahunan. Dengan demikian, pelaksanaan program dapat dievaluasi secara berkala untuk mengetahui tingkat keberhasilan sekaligus menentukan perbaikan yang diperlukan.

Atus juga mengingatkan bahwa jabatan kepengurusan merupakan amanah dan kesempatan untuk memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi dan masyarakat. Ia mengajak seluruh pengurus memaksimalkan peran melalui karya, komunikasi, dan kontribusi (3K).

“Pengurus ini hanya lakon. Karena itu, kita maksimalkan supaya produktif, berkarya, berkomunikasi, dan berkontribusi. Sehingga ketika kita meninggal, apa yang kita lakukan bisa menjadi jariyah,” tuturnya.

Pemaparan Program Kerja

Melalui musyawarah tersebut, Atus berharap jajaran pengurus DPW LDII DIY dapat merumuskan program kerja yang lebih terarah, realistis, dan berdampak. Setiap amanah kepengurusan diharapkan menghasilkan karya nyata yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.

Peserta Musyawarah Pengurus DPW LDII DIY di Aula PPM Grha Cendekia, Depok, Sleman, Sabtu (31/10)
Peserta Musyawarah Pengurus DPW LDII DIY di Aula PPM Grha Cendekia, Depok, Sleman, Sabtu (31/10)

Selanjutnya, masing-masing biro mempresentasikan program kerja yang akan dijalankan. Ketua Biro Teknologi Informasi dan Aplikasi Telematika (TIAT), Sahirul Alim, memperkenalkan konsep Smart Masjid yang mengintegrasikan pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan masjid. “Ke depan, masjid naungan LDII diharapkan dapat memanfaatkan teknologi. Misalnya penggunaan panel surya sebagai sumber energi hingga sistem informasi untuk mendukung pencatatan dan manajemen kegiatan secara lebih efisien,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Biro Hukum dan HAM, Dimas Ilham Nur Wicaksana, memaparkan program penyuluhan hukum yang ditargetkan menjangkau warga hingga tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC). “Kami ingin pemahaman hukum dapat menjangkau warga hingga tingkat bawah, sehingga program penyuluhan ini tidak hanya dilaksanakan di tingkat kabupaten atau kota, tetapi dapat dirasakan hingga PAC,” jelasnya.

Musyawarah Pengurus DPW LDII DIY dilanjutkan dengan biro yang lain hingga tuntas. Harapannya, didapatkan program kerja yang memberikan kontribusi bagi masyarakat, dan juga memecahkan masalah yang dihadapi.

Check Also

LDII DIY

LDII DIY Dorong Dai Adaptif dan Profesional Hadapi Perubahan Zaman

Sleman (25/10). Ketua DPW LDII Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Atus Syahbudin, mengajak para dai LDII …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *