
Yogyakarta (28/7) – Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII DPW LDII DIY menjadi momentum penting bagi penguatan organisasi sekaligus penyusunan langkah strategis lima tahun ke depan. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Mantrijeron tersebut resmi ditutup oleh Ketua Umum DPP LDII, Dody Taufiq Wijaya, pada Minggu (26/7/2026).
Dalam rangkaian penutupan Muswil VIII LDII DIY, Atus Syahbudin kembali dipercaya memimpin DPW LDII DIY untuk masa bakti 2026–2031. Ia akan menjalankan amanah kepengurusan bersama Gatot Wardoyo yang dipercaya sebagai sekretaris. Keputusan tersebut ditetapkan melalui Sidang Paripurna sebagai bagian akhir dari pelaksanaan Muswil.
Penguatan Regenerasi dan Kolaborasi akan Jadi Fokus LDII DIY
Usai terpilih kembali, Atus menegaskan bahwa kepengurusan LDII DIY ke depan akan berfokus pada penguatan regenerasi dan peningkatan kerja sama dengan berbagai pihak, terutama pemerintah. Menurutnya, kolaborasi tersebut penting untuk mengoptimalkan berbagai potensi yang dapat dimanfaatkan bagi pemberdayaan masyarakat.
Atus menyampaikan bahwa pemerintah memiliki berbagai sumber daya yang dapat mendukung program kemasyarakatan.
“Pemerintah punya resource, dana, sumber daya, fasilitas, dan sebagainya. Hal ini yang perlu kami maksimalkan untuk memberdayakan warga LDII dan warga masyarakat sekitar,” ujar Atus saat wawancara.
Ia menjelaskan, kerja sama tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai bidang sesuai kebutuhan masyarakat.
“Mari kita maksimalkan apa yang pemerintah punya, sehingga kita bisa memberdayakan masyarakat yang ada. Kalau itu sekolah, sekolah yang kita naungi, kalau itu kampung, kampung iklim yang kita naungi, tergantung pada satuannya,” katanya.

Selain memperkuat sinergi dengan pemerintah, LDII DIY juga menyiapkan langkah regenerasi dalam struktur kepengurusan. Atus menilai keberlangsungan organisasi membutuhkan keterlibatan sumber daya manusia yang lebih muda, kreatif, dan produktif.
Menurutnya, kepemimpinan organisasi tidak hanya bergantung pada satu atau dua figur, tetapi harus didukung kader-kader yang siap melanjutkan estafet kepemimpinan. “Siapa pun ketuanya dan sekretarisnya, kita bantu siapkan kader terbaik,” ujarnya.
Atus juga mengapresiasi kontribusi seluruh pengurus, panitia Muswil, serta kader muda yang telah mendukung berbagai program selama periode sebelumnya.
Ia menyebut berbagai capaian LDII DIY merupakan hasil kerja kolektif, mulai dari penguatan tata kelola organisasi, program lingkungan hidup, pembinaan generasi muda, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.
Ke depan, program kerja DPW LDII DIY masa bakti 2026–2031 akan dirumuskan melalui rapat kepengurusan. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat kontribusi LDII DIY dalam mendukung pembangunan daerah serta pemberdayaan masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Penulis: Arumfahmi
DPW LDII DIY Lembaga Dakwah Islam Yogyakarta