Sleman (26/04) – Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) dalam rangka peningkatan kapasitas organisasi. Acara yang digelar pada Sabtu (26/4) di Kompleks Masjid Al-Fattah Naungan LDII ini dibuka secara langsung oleh Dr H Ardito Bhinadi, S.E., M.Si selaku Ketua DPP LDII bidang ekonomi dan pemberdayaan masyarakat, serta Ketua DPP LDII bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia yang juga merupakan Koordinator Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, H Ibnu Anwarudin, S.H., M.H.

Rakorwil DPW LDII DIY ini selain meningkatkan kapasitas organisasi juga bertujuan untuk menyelaraskan program kerja dari Dewan Pimpinan Pusat LDII lewat Rakornas yang sudah dilaksanakan DPP LDII sebelumnya. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, dengan studio utama yang dihadiri secara langsung oleh pengurus harian DPW dan ketua Biro DPW LDII DIY. Adapun di tingkat daerah, kegiatan diikuti secara daring oleh pengurus harian DPD LDII se-DIY, serta ketua Bagian Hukum dan Hak Asasi Manusia (KUMHAM) dan ketua Bagian Komunikasi, Informasi, dan Media (KIM) dari masing-masing DPD di wilayah DIY. Sementara itu Pengurus harian Pimpinan Cabang dan Pimpinan Anak Cabang LDII se DIY mengikuti secara online di studio mini masing – masing wilayah. Sebanyak 42 titik mengikuti secara online di seluruh wilayah DIY.
Sambutan Ketua DPP LDII Daerah Istimewa Yogyakarta
Acara diawali dengan Sambutan oleh Dr. H. Ardito Bhinadi, S.E., M.Si, dalam sambutannya KH Ardhito menyampaikan bahwa Rakorwil ini bertujuan untuk konsolidasi Organisasi “Bapak ibu sekalian, Rakorwil yang sedang diselenggarakan oleh DPW dari pagi dan insya Allah sampai sore nanti ini dalam rangka untuk konsolidasi organisasi dari tingkat DPW hingga tingkat PC PAC, agar semua pengurus Organisasi memiliki kesamaan langkah, gerak dan memiliki kesamaan pandangan sekaligus sebagai sosialisasi dan pembekalan hasil – hasil dari Rakornas yang diselenggarakan beberapa waktu yang lalu” ungkapnya.
Lain hal dengan KH Ardito Bhinadi, Koordinator Wilayah LDII DIY KH Ibnu Anwarudin dalam sambutannya menyampaikan mengenai pengamanan organisasi dan hukum yang terkait dengan kontribusi LDII ke Negara dan masyarakat. ”Terkait dengan Masalah pengamanan organisasi dan hukum yang ada di dalam organisasi, untuk beberapa tahun kedepan kita sudah dalam fase kontribusi seperti kegiatan – kegiatan yang sudah kita laksanakan saat ini, termasuk di jogja ini terkait masalah lingkungan, penghijauan sudah melakukan kontribusi nya dengan baik, Selain itu termasuk di dalam pembangunan mengembangkan SDM, sehingga menjadi SDM yang unggul untuk menghadapi perubahan zaman di masa mendatang. Terkait dengan rakorwil ini tema nya adala pengamanan aset dan hukum, itu menjadi penting untuk saat ini.” pungkas Ibnu yang juga merupakan Ketua DPP LDII Bidang Hukum dan HAM.
Sesi Tanya Jawab dan Mekanisme Pelaporan Organisasi
Pada acara Rakorwil ini, para peserta selain menyimak penyampaian hasil Rakornas DPP LDII yang sudah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu juga diberi kesempatan untuk bertanya pada sesi tanya jawab. Dalam sesi tanya jawab mayoritas peserta mengajukan pertanyaan mengenai pengamanan aset dan hukum, namun ada juga pertanyaan dari perwakilan Pemuda LDII yang bertanya mengenai kontribusi Pemuda LDII ditingkat DPW hingga PAC. Dalam hal ini Ketua DPW LDII DIY Ir. Atus Syahbudin, S.Hut., M.Agr., Ph.D., IPU menjelaskan mengenai Kaderisasi kepengurusan organisasi. “Sejalan dengan arahan dari Dewan Penasihat DPP LDII yaitu mengenai kaderisasi, kenapa Pemuda LDII itu dibentuk, salah satunya kami ingin dari pengurus Pemuda ini bisa memberdayakan generasi muda kita, seperti yang ada di kampus – kampus. Dari situlah akan kita bina termasuk kepemimpinannya, kemudian bagaimana membuat program kerja dan menyelenggarakan acara juga nanti untuk mengurusi Media sosial” Jawab Atus Syahbudin yang juga merupakan Dosen di Universitas Gadjah Mada.
Di Akhir sesi setelah penyampaian hasil dari Rakornas, Drs H Gathot Wardoyo selaku Sekretaris DPW LDII DIY menyampaikan mekanisme pelaporan mulai dari tingkat PAC hingga DPW. Gathot juga menyampaikan bahwa organisasi itu kuat salah satunya jika bisa tertib administrasi. “Ketertiban administrasi adalah cerminan organisasi yang kuat, Kelihatanya simpel saja hanya diminta untuk laporan, tetapi kalau tidak ada kegiatan ditingkat PC maupun PAC maka tidak ada yang dilaporkan, mau tidak mau dari PAC akan memenuhi apa yang harus dilaporkan ke PC, begitu juga seterusnya sampai tingkat atas. Kita berharap dengan adanya mekanisme ini laporan kita besok ke DPP sudah bisa menyeluruh, mulai dari DPD hingga PAC, sehingga tidak hanya laporan garis besarnya saja tapi sampai mikro yaitu ke tingkat PC” Ungkapnya
Kegiatan Rakorwil ditutup dengan penyerahan hasil penjaminan mutu yang sudah dilakukan DPW LDII DIY ke seluruh DPD tingkat Kabupaten/Kota di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
DPW LDII DIY Lembaga Dakwah Islam Yogyakarta