
Gunungkidul (13/6) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Gunungkidul resmi menjalin kerja sama strategis dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Gunungkidul. Kemitraan ini dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di Ruang Pertemuan Masjid Al. Husna Jl. Nusantara, Kemorosari, Piyaman, Wonosari, Gunungkidul pada Sabtu, 13 Juni 2026.
Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Ketua DPD LDII Kabupaten Gunungkidul, Wahyu Rustanto (WB Rustanto), dari pihak LDII, dan Branch Manager BSI Cabang Gunungkidul, Muhammad Budiono, dari pihak Bank Syariah Indonesia (BSI). Prosesi ini turut disaksikan oleh jajaran pengurus pleno DPD LDII Gunungkidul serta perwakilan staf dari pihak perbankan syariah tersebut.
Merujuk pada tema utama yang diusung, yakni “Edukasi dan Penguatan Umat Dalam Mewujudkan Ekonomi Syariah”. Sinergi ini bertujuan untuk memperluas literasi keuangan syariah di kalangan warga LDII serta masyarakat Gunungkidul pada umumnya. Selain edukasi, kerja sama ini juga membuka ruang fasilitas layanan perbankan. Hal ini mencakup layanan yang aman, modern, dan sesuai dengan prinsip-prinsip syariat Islam demi menopang kemandirian ekonomi umat.
Kolaborasi sebagai langkah Konkret untuk Mendukung Implementasi Ekonomi Syariah
Ketua DPD LDII Gunungkidul, Wahyu Rustanto, menyampaikan sambutan dalam acara tersebut. Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret untuk mendukung implementasi ekonomi syariah di tingkat daerah. “Kami menyambut baik kemitraan dengan BSI Cabang Gunungkidul. Melalui kerja sama ini, kami berharap warga LDII tidak hanya mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai ekosistem keuangan syariah. Akan tetapi juga dapat memanfaatkan produk perbankan syariah untuk mendukung berbagai program kemaslahatan, dakwah, maupun sektor usaha mikro yang dikelola oleh warga,” ujar Wahyu Rustanto.

Senada dengan hal tersebut, Branch Manager BSI Cabang Gunungkidul, Muhammad Budiono, menyampaikan apresiasinya dalam kesempatan tersebut. Ia mengapresiasi keterbukaan dan komitmen DPD LDII Gunungkidul dalam mendorong penguatan ekonomi berbasis syariah. Ia juga menegaskan bahwa BSI siap memberikan pendampingan dan sosialisasi literasi keuangan kepada warga. Selain itu, BSI akan menghadirkan solusi perbankan digital yang efisien untuk mempermudah tata kelola keuangan organisasi maupun individu.
Acara yang berlangsung dengan khidmat dan penuh kehangatan tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama. Kedua belah pihak menunjukkan berkas nota kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani. Momen tersebut menjadi simbol dimulainya kolaborasi strategis untuk mendorong kemajuan ekonomi umat di Kabupaten Gunungkidul.
Penulis: Slamet H
DPW LDII DIY Lembaga Dakwah Islam Yogyakarta