
Gunungkidul (17/7) – Menjelang Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW LDII Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 2026, DPD LDII Kabupaten Gunungkidul memperkuat konsolidasi organisasi. Penguatan ini dilaksanakan hingga tingkat Pengurus Cabang (PC) dan Pengurus Anak Cabang (PAC) dan dilakukan untuk memastikan program organisasi benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. Komitmen tersebut mengemuka dalam Musyawarah Harian DPD LDII Kabupaten Gunungkidul yang digelar pada Jumat (17/7/2026).
Ketua DPD LDII Kabupaten Gunungkidul, Wahono Budi Rustanto, menegaskan kekuatan organisasi tidak hanya ditentukan kepengurusan tingkat kabupaten. Menurutnya, PC dan PAC juga harus aktif melayani masyarakat di wilayahnya masing-masing.
“Keberadaan PC dan PAC harus mampu menghadirkan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat melalui berbagai kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan lingkungan masing-masing. Pengabdian itu diwujudkan melalui kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Wahono, pelaksanaan program di tingkat akar rumput dapat mengacu pada delapan klaster pengabdian LDII. Klaster tersebut meliputi kebangsaan, keagamaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi syariah, teknologi digital, energi terbarukan, serta ketahanan pangan dan lingkungan.
Ia menekankan, delapan klaster tersebut menjadi pedoman dalam menyusun program yang relevan dengan kondisi di masing-masing wilayah. “Yang terpenting bukan sekadar melaksanakan kegiatan, tetapi bagaimana masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari kehadiran LDII di lingkungannya,” katanya.
Pembinaan dan Pendampingan Oleh DPD di Tingkat Kapanewon hingga Desa
Sementara itu, Sekretaris DPD LDII Kabupaten Gunungkidul, Wasita, menjelaskan bahwa penguatan peran PC dan PAC terus dilakukan melalui rapat kerja bulanan sebagai bagian dari pembinaan organisasi. Menurutnya, DPD memiliki tanggung jawab membina dan mendampingi pengurus di tingkat kecamatan hingga desa agar program organisasi dapat diimplementasikan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Tindak lanjut dari instruksi DPW LDII DIY kami lakukan dengan memperkuat koordinasi bersama seluruh PC dan PAC se-Kabupaten Gunungkidul. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, kami ingin memastikan seluruh jajaran mampu menjalankan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelas Wasita.
Ia menambahkan, rapat kerja rutin bulanan juga menjadi bagian dari upaya menyukseskan program kerja tahunan sekaligus menjalankan amanah organisasi. Selain sebagai forum evaluasi dan koordinasi, pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk menyiapkan berbagai usulan program. Usulan itu akan dibawa dalam Muswil DPW LDII DIY 2026 pada 26 Juli 2026. “DPD LDII Kabupaten Gunungkidul ikut mengambil bagian dalam menyukseskan Muswil 2026 dengan menyiapkan berbagai usulan program melalui rapat kerja bulanan. Harapannya, usulan tersebut dapat memperkuat kontribusi LDII bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” pungkas Wasita.
Penulis: Fajar Sodiq
DPW LDII DIY Lembaga Dakwah Islam Yogyakarta